MAB MASJID AL-FALAH BENHIL

MAB PORTAL ISLAM: “Dari Masjid untuk Umat, Berbagi Ilmu dan Kebaikan”

Manakah Yang Benar, Malakul Maut atau Izrail?

Manakah Yang Benar, Malakul Maut atau Izrail? Telaah Al-Qur’an dan Hadis tentang Nama Malaikat Pencabut Nyawa

Dalam tradisi Islam, malaikat yang bertugas mencabut nyawa manusia sering dikenal dengan nama Izrail. Namun, Al-Qur’an secara eksplisit menyebutnya dengan istilah Malakul Maut (مَلَكُ الْمَوْتِ), sebagaimana terdapat dalam QS. As-Sajdah: 11: “Katakanlah, Malaikat Maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu…” Sejumlah ayat lain juga menyebut adanya para malaikat yang melaksanakan pencabutan nyawa, seperti QS. Al-An‘am: 61 dan QS. An-Nahl: 28. Sementara itu, hadis-hadis sahih, termasuk riwayat Al-Bukhari dan Muslim tentang Nabi Musa عليه السلام, juga menggunakan istilah Malaikat Maut tanpa menyebut nama Izrail. Artikel ini menelaah penggunaan kedua istilah tersebut berdasarkan Al-Qur’an, hadis, dan prinsip kehati-hatian dalam akidah. Hasil kajian menunjukkan bahwa “Malaikat Maut” merupakan sebutan yang memiliki dasar tekstual yang jelas, sedangkan penisbatan nama Izrail kepada malaikat tersebut tidak memiliki dasar yang tegas dari Al-Qur’an maupun hadis sahih.

Malaikat pencabut nyawa merupakan salah satu perkara gaib yang diyakini dalam Islam. Dalam masyarakat Muslim, malaikat tersebut sangat populer disebut Izrail, bahkan nama itu sering dianggap sebagai nama resmi malaikat yang bertugas mencabut nyawa. Akan tetapi, ketika persoalan tersebut dikembalikan kepada sumber utama ajaran Islam, yaitu Al-Qur’an dan hadis, ditemukan fakta yang perlu diperhatikan: Al-Qur’an secara eksplisit menggunakan istilah مَلَكُ الْمَوْتِ (Malakul Maut), bukan nama Izrail. Allah berfirman dalam QS. As-Sajdah: 11: “Katakanlah, Malaikat Maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu, kemudian kepada Tuhanmulah kamu dikembalikan.” Al-Qur’an juga menggunakan bentuk jamak رُسُلُنَا (rusulunā), “para utusan Kami”, dalam QS. Al-An‘am: 61 ketika menjelaskan para malaikat yang menjalankan tugas pencabutan nyawa.

Persoalan ini penting karena dalam pembahasan akidah terdapat perbedaan antara sesuatu yang disebut secara pasti oleh nash dan nama yang populer dalam tradisi keagamaan tetapi tidak mempunyai dasar tekstual yang kuat. Hadis sahih tentang Nabi Musa عليه السلام yang diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim juga menyebut Malaikat Maut, tanpa menetapkan nama Izrail. Karena itu, kajian mengenai istilah “Malaikat Maut” dan “Izrail” perlu dilakukan dengan membedakan antara dalil Al-Qur’an, hadis sahih, penjelasan ulama, serta tradisi yang berkembang di tengah masyarakat. Pendekatan ini penting agar informasi tentang perkara gaib tidak dinisbatkan kepada Nabi ﷺ atau Al-Qur’an tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Manakah Yang Benar, Malakul Maut atau Izrail? Telaah Al-Qur’an dan Hadis tentang Nama Malaikat Pencabut Nyawa

Berdasarkan Al-Qur’an dan hadis, nama yang secara eksplisit digunakan adalah Malakul Maut (مَلَكُ الْمَوْتِ), sedangkan “Izra’il/Izrail” tidak disebutkan namanya dalam Al-Qur’an maupun hadis sahih yang kuat.

📖 1. Al-Qur’an: “Malakul Maut”

  • Allah berfirman: قُلْ يَتَوَفَّاكُمْ مَلَكُ الْمَوْتِ الَّذِي وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ “Katakanlah: Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu, kemudian kepada Tuhanmulah kamu dikembalikan.” QS. As-Sajdah: 11
  • Ayat ini secara jelas menyebut:
  • مَلَكُ الْمَوْتِ — Malakul Maut = Malaikat Maut.
  • Al-Qur’an tidak menyebut nama Izrail.

📖 2. Al-Qur’an juga menyebut para malaikat yang mencabut nyawa

  • Allah berfirman: حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا “Apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, para utusan Kami mencabut nyawanya…” QS. Al-An’am: 61
  • Di sini digunakan kata رُسُلُنَا (rusulunā) — “para utusan Kami”.
  • Karena itu, sebagian ulama menjelaskan bahwa Malakul Maut adalah malaikat yang mendapat tugas utama, sedangkan terdapat pula malaikat-malaikat lain yang menjalankan tugas pencabutan nyawa dengan izin Allah.

📜 3. Bagaimana dengan hadis?

  • Dalam hadis-hadis sahih, istilah yang digunakan juga adalah Malaikat Maut, bukan Izrail.
  • Contohnya hadis panjang tentang Musa عليه السلام dan Malaikat Maut, yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim. Dalam hadis tersebut Rasulullah ﷺ menyebut:
  • مَلَكُ الْمَوْتِ — Malaikat Maut.
  • Tidak disebutkan nama “Izrail”.

❓ 4. Dari mana nama “Izrail” berasal?

  • Nama Izrail/‘Azra’il (عزرائيل) memang sangat populer dalam literatur Islam dan sering digunakan dalam kitab-kitab kisah atau penjelasan keagamaan. Namun, tidak ada dalil Al-Qur’an atau hadis sahih yang secara tegas menetapkan bahwa nama Malaikat Maut adalah Izrail.
  • Karena itu, dari sisi kehati-hatian ilmiah, lebih tepat mengatakan: “Malaikat Maut” adalah sebutan yang pasti berdasarkan Al-Qur’an dan hadis. Adapun nama “Izrail” masyhur dalam tradisi Islam, tetapi tidak memiliki dasar yang sahih dan tegas dari Al-Qur’an atau hadis sahih.

🕌 Kesimpulan

Sebutan Dasar
Malakul Maut (Malaikat Maut) ✅ Disebut jelas dalam QS. As-Sajdah: 11 dan hadis sahih
Malaikat pencabut nyawa / para utusan ✅ Disebut dalam QS. Al-An’am: 61 dan ayat lainnya
Izrail/‘Azra’il ⚠️ Masyhur dalam tradisi Islam, tetapi tidak disebut secara eksplisit dalam Al-Qur’an dan tidak terbukti dengan hadis sahih

Jadi, jika pertanyaannya “mana yang paling kuat berdasarkan Al-Qur’an dan hadis?”, jawabannya adalah Malakul Maut (Malaikat Maut), bukan penetapan nama Izrail.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *