DOA UNTUK KELUARGA, ORANGTUA, SUAMI, ISTERI DAN ANAK SESUAI QURAN DAN HADITS : Memohon Rahmat, Ketakwaan, Kasih Sayang, Perlindungan, dan Keberkahan bagi Orang-Orang yang Kita Cintai
Keluarga adalah amanah sekaligus salah satu nikmat terbesar dari Allah SWT. Islam mengajarkan agar hubungan keluarga tidak hanya dibangun dengan kasih sayang, perhatian, dan tanggung jawab, tetapi juga dengan doa. Al-Qur’an memuat banyak doa untuk orang tua, pasangan, keturunan, dan keluarga, sementara sunnah Rasulullah ﷺ memberikan tuntunan doa ketika menghadapi sakit, memohon perlindungan bagi anak, serta mendoakan orang yang telah meninggal. Doa keluarga bukan sekadar permohonan agar keluarga memperoleh kehidupan yang nyaman, tetapi terutama agar seluruh anggota keluarga memperoleh iman, ketakwaan, ilmu, kesehatan, akhlak, keberkahan, dan keselamatan dunia serta akhirat. Dengan doa, seorang Muslim belajar bahwa keberhasilan keluarga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan manusia, tetapi juga oleh pertolongan dan rahmat Allah SWT.
Keluarga merupakan tempat pertama manusia belajar mengenal kasih sayang, tanggung jawab, kesabaran, akhlak, dan agama. Karena itu, Islam memberikan perhatian besar terhadap hubungan antara anak dan orang tua, suami dan istri, serta orang tua dan anak. Al-Qur’an bahkan mengajarkan doa khusus agar anak memohon rahmat bagi kedua orang tuanya: “Rabbi irhamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrā”—“Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka telah mendidikku ketika kecil.” (QS. Al-Isra’: 24). Al-Qur’an juga mengajarkan doa agar pasangan dan keturunan menjadi penyejuk hati serta menjadi keluarga yang bertakwa.
- Doa untuk keluarga juga merupakan bentuk cinta yang paling dalam. Ketika orang tua sakit, kita memohon kesembuhan; ketika pasangan menghadapi masalah, kita memohon ketenangan dan jalan keluar; ketika anak menghadapi kesulitan, kita memohon perlindungan dan pertolongan Allah; dan ketika anggota keluarga telah meninggal, kita memohonkan ampunan serta rahmat baginya. Dalam bab ini, doa-doa yang memiliki sumber khusus dari Al-Qur’an atau hadis akan disebutkan sumbernya secara jelas. Sementara doa yang dirangkai sebagai permohonan umum akan diberi keterangan sebagai doa umum, sehingga pembaca tidak menganggapnya sebagai lafaz khusus yang secara pasti berasal dari Rasulullah ﷺ.

DOA UNTUK ORANG TUA
1. Doa Memohon Rahmat bagi Orang Tua
Salah satu doa keluarga yang paling indah terdapat langsung dalam Al-Qur’an.
- رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
- Rabbi irḥamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrā.
- “Wahai Tuhanku, sayangilah mereka berdua sebagaimana mereka telah mendidikku ketika kecil.” Al-Qur’an, QS. Al-Isra’: 24. (Quran.com)
- Doa ini mengajarkan seorang anak untuk mengingat kembali kasih sayang dan pengorbanan orang tua ketika dirinya belum mampu melakukan apa-apa.
2. Doa Ketika Orang Tua Sakit
- Ketika orang tua sakit, seorang anak dapat membaca doa kesembuhan yang diajarkan Rasulullah ﷺ.
- أَذْهِبِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
- Adzhibil-ba’sa rabban-nās, wasyfi antasy-syāfī, lā syifā’a illā syifā’uka, syifā’an lā yugādiru saqaman.
- “Hilangkanlah penyakit, wahai Tuhan manusia. Sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.” Hadis 1 — HR. Muslim no. 2191. Rasulullah ﷺ membaca doa ini ketika mengunjungi orang sakit.
- Doa ini dapat dibaca untuk ayah, ibu, pasangan, anak, maupun anggota keluarga lainnya yang sedang sakit.
3. Doa untuk Orang Tua yang Telah Meninggal
Al-Qur’an mengajarkan doa untuk memohon ampunan bagi orang tua:
- رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
- Rabbanā-ghfir lī wa liwālidayya wa lil-mu’minīna yauma yaqūmul-ḥisāb.
- “Ya Tuhan kami, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan seluruh orang-orang beriman pada hari ketika perhitungan ditegakkan.” Al-Qur’an, QS. Ibrahim: 41.
- Mendoakan orang tua tidak berhenti ketika mereka meninggal. Seorang anak tetap dapat memohonkan ampunan dan rahmat bagi keduanya. Rasulullah ﷺ juga menjelaskan bahwa salah satu amal yang terus memberikan manfaat setelah seseorang meninggal adalah anak saleh yang mendoakannya. Hadis 2 — HR. Muslim no. 1631. (Sunnah.com)
4. Doa agar Dapat Berbakti kepada Orang Tua
- رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي
- Rabbi awzi‘nī an asykura ni‘matakallatī an‘amta ‘alayya wa ‘alā wālidayya wa an a‘mala ṣāliḥan tarḍāhu wa aṣliḥ lī fī dzurriyyatī.
- “Wahai Tuhanku, ilhamkanlah kepadaku untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai, serta perbaikilah keturunanku.” Al-Qur’an, QS. Al-Ahqaf: 15.
- Doa ini sangat lengkap karena menghubungkan syukur kepada Allah, kebaikan kepada orang tua, amal saleh, dan perbaikan keturunan.

DOA UNTUK SUAMI DAN ISTRI
5. Doa Memohon Keluarga Sakinah
Al-Qur’an memberikan doa yang sangat penting bagi pasangan dan keluarga:
- رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
- Rabbanā hab lanā min azwājinā wa dzurriyyātinā qurrata a‘yunin waj‘alnā lil-muttaqīna imāmā.
- “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” Al-Qur’an, QS. Al-Furqan: 74.
- Doa ini bukan hanya meminta pasangan yang menyenangkan hati, tetapi juga memohon agar seluruh keluarga menjadi keluarga yang bertakwa.
6. Doa Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga
- رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
- Rabbanā hab lanā min azwājinā wa dzurriyyātinā qurrata a‘yunin waj‘alnā lil-muttaqīna imāmā.
- “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami teladan bagi orang-orang yang bertakwa.” Al-Qur’an, QS. Al-Furqan: 74.
- Ayat ini sangat relevan untuk keharmonisan rumah tangga karena mengarahkan pasangan agar kebahagiaan keluarga tidak hanya didasarkan pada perasaan, tetapi juga ketakwaan.
7. Doa Memohon Kasih Sayang dalam Rumah Tangga
Allah SWT berfirman:
- وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً
- Wa min āyātihī an khalaqa lakum min anfusikum azwājan litaskunū ilaihā wa ja‘ala bainakum mawaddatan wa raḥmah.
- “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang.” Al-Qur’an, QS. Ar-Rum: 21.
- Ayat ini bukan lafaz doa khusus, tetapi merupakan landasan Al-Qur’an tentang tujuan pernikahan: sakinah, mawaddah, dan rahmah. Karena itu, seorang Muslim dapat berdoa kepada Allah dengan mengambil makna tersebut.
- Doa Umum
- اللَّهُمَّ اجْعَلْ بَيْنَنَا مَوَدَّةً وَرَحْمَةً، وَأَصْلِحْ قُلُوبَنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِي زَوَاجِنَا
- Allāhummaj‘al bainanā mawaddatan wa raḥmah, wa aṣliḥ qulūbanā, wa bārik lanā fī zawājinā.
- “Ya Allah, jadikanlah di antara kami cinta dan kasih sayang, perbaikilah hati kami, dan berkahilah pernikahan kami.”
- Catatan: doa ini adalah doa umum, bukan lafaz hadis khusus dari Nabi ﷺ.
8. Doa Ketika Terjadi Konflik Keluarga
- Ketika terjadi perselisihan, Islam mengajarkan agar hati dijauhkan dari kebencian dan permusuhan.
- رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
- Rabbanā-ghfir lanā wa li-ikhwāninalladzīna sabaqūnā bil-īmāni wa lā taj‘al fī qulūbinā ghillan lilladzīna āmanū, rabbanā innaka ra’ūfur-raḥīm.
- “Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah lebih dahulu beriman, dan janganlah Engkau jadikan dalam hati kami rasa dengki terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh Engkau Maha Penyantun, Maha Penyayang.” Al-Qur’an, QS. Al-Hasyr: 10.
- Doa ini sangat baik untuk konflik keluarga karena mengajarkan kita membersihkan hati sebelum berusaha menyelesaikan masalah.
9. Doa Memohon Keteguhan dalam Pernikahan
- رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
- Rabbanā hab lanā min azwājinā wa dzurriyyātinā qurrata a‘yunin waj‘alnā lil-muttaqīna imāmā.
- “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami teladan bagi orang-orang yang bertakwa.” Al-Qur’an, QS. Al-Furqan: 74.
- Keteguhan pernikahan bukan hanya tentang bertahan bersama, tetapi tentang bersama-sama menjaga iman, saling menolong dalam kebaikan, dan membangun keluarga yang diridai Allah.

DOA UNTUK ANAK
10. Doa Memohon Keturunan yang Saleh
- رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
- Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn.
- “Wahai Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang saleh.” Al-Qur’an, QS. Ash-Shaffat: 100. (Quran.com)
- Doa Nabi Ibrahim ‘alaihissalam ini menunjukkan bahwa permohonan terbaik terhadap keturunan bukan semata-mata agar anak sukses secara duniawi, tetapi agar menjadi anak yang saleh.
11. Doa agar Anak Menjadi Penyejuk Hati
- رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
- Rabbanā hab lanā min azwājinā wa dzurriyyātinā qurrata a‘yunin waj‘alnā lil-muttaqīna imāmā.
- “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami teladan bagi orang-orang yang bertakwa.” Al-Qur’an, QS. Al-Furqan: 74.
- Qurrata a‘yun mengandung makna kebahagiaan dan ketenteraman hati. Anak yang menjadi penyejuk hati bukan hanya anak yang berhasil secara akademik atau materi, tetapi anak yang beriman, berakhlak, dan bertakwa.
12. Doa Memohon Anak yang Bertakwa
- رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي
- Rabbi awzi‘nī an asykura ni‘matakallatī an‘amta ‘alayya wa ‘alā wālidayya wa an a‘mala ṣāliḥan tarḍāhu wa aṣliḥ lī fī dzurriyyatī.
- “Wahai Tuhanku, ilhamkanlah kepadaku untuk mensyukuri nikmat-Mu dan beramal saleh yang Engkau ridai, serta perbaikilah keturunanku.” Al-Qur’an, QS. Al-Ahqaf: 15.
- Doa ini mengajarkan bahwa perbaikan anak harus dimulai dari perbaikan orang tua.
13. Doa Memohon Ilmu dan Kebaikan bagi Anak
Al-Qur’an mengajarkan doa agar seseorang memohon tambahan ilmu:
- وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
- Wa qul rabbi zidnī ‘ilmā.
- “Dan katakanlah, ‘Wahai Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu.’” Al-Qur’an, QS. Thaha: 114.
- Doa Umum untuk Anak
- اللَّهُمَّ زِدْ أَبْنَائِي عِلْمًا نَافِعًا، وَفَهْمًا صَحِيحًا، وَعَمَلًا صَالِحًا، وَأَدَبًا حَسَنًا
- Allāhumma zid abnā’ī ‘ilman nāfi‘an, wa fahman ṣaḥīḥan, wa ‘amalan ṣāliḥan, wa adaban ḥasanan.
- “Ya Allah, tambahkanlah kepada anak-anakku ilmu yang bermanfaat, pemahaman yang benar, amal yang saleh, dan akhlak yang baik.”
- Catatan: lafaz lengkap ini merupakan doa umum, bukan hadis khusus.
14. Doa Perlindungan untuk Anak
Rasulullah ﷺ mendoakan Al-Hasan dan Al-Husain dengan doa perlindungan:
- أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
- A‘ūdzu bikalimātillāhit-tāmmati min kulli syaithānin wa hāmmah, wa min kulli ‘ainin lāmmah.
- “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan, binatang berbisa, dan dari setiap pandangan mata yang membawa keburukan.” Hadis 3 — HR. Bukhari no. 3371. Rasulullah ﷺ menggunakan doa ini untuk memohon perlindungan bagi Al-Hasan dan Al-Husain.
- Doa ini dapat dibaca orang tua untuk memohon perlindungan Allah bagi anak-anaknya.
15. Doa Ketika Anak Menghadapi Kesulitan
Ketika anak menghadapi masalah, orang tua dapat memperbanyak doa memohon pertolongan Allah.
- رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
- Rabbanā lā tuzigh qulūbanā ba‘da idz hadaitanā wa hab lanā min ladunka raḥmah, innaka antal-wahhāb.
- “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau palingkan hati kami setelah Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sungguh, Engkaulah Maha Pemberi.” Al-Qur’an, QS. Ali ‘Imran: 8.
- Doa ini sangat baik untuk anak yang sedang menghadapi kesulitan agar bukan hanya masalah dunianya yang dimudahkan, tetapi juga hatinya tetap berada dalam petunjuk Allah.
16. Doa agar Anak Rajin Beribadah
- رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
- Rabbij‘alnī muqīmaṣ-ṣalāti wa min dzurriyyatī rabbanā wa taqabbal du‘ā’.
- “Wahai Tuhanku, jadikanlah aku orang yang tetap mendirikan salat, demikian pula keturunanku. Wahai Tuhan kami, perkenankanlah doaku.”
- Al-Qur’an, QS. Ibrahim: 40.
- Ini merupakan salah satu doa orang tua yang sangat penting: bukan sekadar meminta anak sukses, tetapi meminta agar anak menjadi hamba Allah yang menjaga salat.

DOA UNTUK KELUARGA BESAR
17. Doa Memohon Persatuan Keluarga
- رَبَّنَا أَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ
- Rabbanā aṣliḥ dzāta baininā wahdinā subulas-salām.
- “Ya Tuhan kami, perbaikilah hubungan di antara kami dan tunjukilah kami jalan-jalan keselamatan.”
- Catatan: lafaz ini merupakan doa umum yang maknanya baik, bukan lafaz hadis yang secara khusus ditetapkan Nabi ﷺ. Untuk persatuan keluarga, Al-Qur’an juga mengajarkan agar hati dibersihkan dari kedengkian melalui QS. Al-Hasyr: 10. (Quran.com)
18. Doa Memohon Keberkahan Rumah
- رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَيْتَ بَيْتَ إِيمَانٍ وَسَكِينَةٍ وَرَحْمَةٍ وَبَارِكْ لَنَا فِيهِ
- Rabbi-j‘al hādzal-baita baita īmānin wa sakīnah wa raḥmah, wa bārik lanā fīh.
- “Wahai Tuhanku, jadikanlah rumah ini rumah keimanan, ketenteraman, dan kasih sayang, serta berkahilah kami di dalamnya.”
- Catatan: ini adalah doa umum, bukan lafaz khusus yang dinisbatkan kepada Rasulullah ﷺ.
- Untuk membangun rumah yang diberkahi, doa tersebut hendaknya disertai dengan salat, membaca Al-Qur’an, dzikir, menjaga adab, dan menjauhkan rumah dari maksiat.
19. Doa agar Keluarga Dijauhkan dari Keburukan
- رَبَّنَا وَقِنَا السَّيِّئَاتِ وَمَنْ تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ
- Rabbanā wa qinās-sayyi’āt, wa man taqis-sayyi’āti yauma’idzin faqad raḥimtah.
- “Ya Tuhan kami, lindungilah kami dari keburukan. Barang siapa Engkau lindungi dari keburukan pada hari itu, sungguh Engkau telah merahmatinya.” Al-Qur’an, QS. Ghafir: 9.
- Doa ini dapat menjadi bagian dari doa keluarga agar seluruh anggota keluarga dijauhkan dari keburukan agama, akhlak, pergaulan, penyakit, musibah, dan berbagai bahaya.
20. Doa agar Keluarga Istiqamah
- رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
- Rabbanā lā tuzigh qulūbanā ba‘da idz hadaitanā wa hab lanā min ladunka raḥmah, innaka antal-wahhāb.
- “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau palingkan hati kami setelah Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sungguh, Engkaulah Maha Pemberi.”
- Al-Qur’an, QS. Ali ‘Imran: 8.
- Istiqamah keluarga dimulai dari hati yang tetap berada dalam petunjuk Allah. Karena itu, doa ini dapat dibaca untuk diri sendiri, pasangan, anak, dan seluruh anggota keluarga.
21. Doa untuk Anggota Keluarga yang Sedang Jauh
- Tidak ada satu lafaz khusus yang sahih yang ditetapkan Nabi ﷺ hanya untuk anggota keluarga yang sedang bepergian atau berjauhan. Karena itu, seseorang boleh berdoa dengan doa umum sesuai kebutuhannya.
- اللَّهُمَّ احْفَظْ أَهْلِي وَمَنْ أُحِبُّ حَيْثُمَا كَانُوا، وَاكْلَأْهُمْ بِعِنَايَتِكَ، وَبَارِكْ لَهُمْ، وَرُدَّهُمْ إِلَيْنَا سَالِمِينَ مُطْمَئِنِّينَ
- Allāhummaḥfaẓ ahlī wa man uḥibbu ḥaitsumā kānū, wakla’hum bi‘ināyatik, wa bārik lahum, wa rudda-hum ilainā sālimīna muṭma’innīn.
- “Ya Allah, jagalah keluargaku dan orang-orang yang aku cintai di mana pun mereka berada. Peliharalah mereka dengan penjagaan-Mu, berkahilah mereka, dan kembalikanlah mereka kepada kami dalam keadaan selamat dan tenteram.”
- Catatan: doa ini adalah doa umum, bukan hadis dengan lafaz tersebut.

Ringkasan Doa Keluarga
| No. | Kebutuhan | Doa utama | Sumber |
|---|---|---|---|
| 1 | Rahmat untuk orang tua | Rabbi irḥamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrā | QS. Al-Isra’: 24 |
| 2 | Orang tua sakit | Adzhibil-ba’sa rabban-nās… | Hadis 1, Muslim 2191 |
| 3 | Orang tua meninggal | Rabbanā-ghfir lī wa liwālidayya… | QS. Ibrahim: 41 |
| 4 | Berbakti kepada orang tua | Rabbi awzi‘nī an asykura ni‘matak… | QS. Al-Ahqaf: 15 |
| 5 | Keluarga sakinah | Rabbanā hab lanā min azwājinā… | QS. Al-Furqan: 74 |
| 6 | Keharmonisan | Rabbanā hab lanā… | QS. Al-Furqan: 74 |
| 7 | Kasih sayang | Mawaddah wa raḥmah | QS. Ar-Rum: 21 |
| 8 | Konflik keluarga | Rabbanā-ghfir lanā… wa lā taj‘al fī qulūbinā ghillā | QS. Al-Hasyr: 10 |
| 9 | Keteguhan pernikahan | Rabbanā hab lanā… | QS. Al-Furqan: 74 |
| 10 | Keturunan saleh | Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn | QS. Ash-Shaffat: 100 |
| 11 | Anak penyejuk hati | Rabbanā hab lanā… qurrata a‘yun | QS. Al-Furqan: 74 |
| 12 | Anak bertakwa | Wa aṣliḥ lī fī dzurriyyatī | QS. Al-Ahqaf: 15 |
| 13 | Ilmu bagi anak | Rabbi zidnī ‘ilmā | QS. Thaha: 114 |
| 14 | Perlindungan anak | A‘ūdzu bikalimātillāhit-tāmmāt… | Hadis 3, Bukhari 3371 |
| 15 | Anak menghadapi kesulitan | Rabbanā lā tuzigh qulūbanā… | QS. Ali ‘Imran: 8 |
| 16 | Anak rajin beribadah | Rabbij‘alnī muqīmaṣ-ṣalāti… | QS. Ibrahim: 40 |
| 17 | Persatuan keluarga | Doa memohon perbaikan hubungan | Doa umum |
| 18 | Keberkahan rumah | Doa memohon iman, sakinah, rahmah | Doa umum |
| 19 | Dijauhkan dari keburukan | Rabbanā wa qinās-sayyi’āt… | QS. Ghafir: 9 |
| 20 | Keluarga istiqamah | Rabbanā lā tuzigh qulūbanā… | QS. Ali ‘Imran: 8 |
| 21 | Keluarga yang jauh | Doa perlindungan dan keselamatan | Doa umum |
Penutup
Doa keluarga pada hakikatnya adalah doa tentang cinta yang diarahkan kepada Allah. Kita memohon agar orang tua diberi rahmat, pasangan diberi ketenteraman, anak diberi ketakwaan, dan seluruh keluarga diberi perlindungan serta keberkahan. Keluarga yang baik bukan keluarga yang tidak pernah menghadapi masalah, tetapi keluarga yang ketika menghadapi masalah kembali kepada Allah, saling memaafkan, saling mendoakan, dan bersama-sama menjaga iman. Sebab rumah yang paling kuat bukan hanya rumah yang kokoh secara fisik, melainkan rumah yang di dalamnya hati-hati penghuninya senantiasa terhubung kepada Allah SWT.

- KETIKA SHALAT MENJADI KEBUTUHAN
- SHALAT DAN HUBUNGAN DENGAN MANUSIA
- SHALAT DAN KEHIDUPAN: SETELAH SALAM: APA YANG BERUBAH?
- TUJUAN SHALAT :“SHALAT MENCEGAH PERBUATAN KEJI DAN MUNGKAR”
- KHUSYUK: RUH SHALAT. APA ITU KHUSYUK?
- TAFSIR BACAAN SHALAT: TASYAHUD DAN SHALAWAT
- TAFSIR BACAAN SHALAT: BACAAN RUKUK, I‘TIDAL, DAN SUJUD
- TAFSIR BACAAN SHALAT: AL-FATIHAH: DIALOG ANTARA HAMBA DAN RABB-NYA
- TAFSIR BACAAN SHALAT: DOA DI ANTARA DUA SUJUD
- TAFSIR BACAAN SHALAT. DOA ISTIFTAH: MEMBUKA PERJUMPAAN DENGAN ALLAH
- QUNUT SUBUH MENURUT Sunnah, Empat Mazhab, Fatwa Ulama, dan Sikap Umat dalam Menghadapi Khilafiyah
- TASYAHUD AWAL: BERHENTI PADA SYAHADAT ATAU DILANJUTKAN SHALAWAT? Sunnah Nabi dan Khilaf Empat Mazhab
- Perbedaan Fikih Empat Mazhab dalam Salat Sunnah
- Fikih Perbedaan Salat Empat Mazhab: Kajian Komparatif Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali
- 100 ARTIKEL SHALAT LAINNYA












Leave a Reply