Dr Widodo Judarwanto
Mukjizat kenabian Nabi Muhammad SAW tidak hanya tampak dalam bentuk fisik, namun juga dalam sabda-sabdanya yang terbukti kebenarannya oleh ilmu pengetahuan modern. Salah satunya adalah pernyataan Rasulullah tentang jumlah sendi pada tubuh manusia yang berjumlah 360, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits shahih. Fakta ini baru terkonfirmasi secara ilmiah oleh penelitian anatomi kedokteran modern di abad ke-21. Artikel ini mengupas hadits tersebut, penjelasan para ulama, dan bukti ilmiah terkini, serta menunjukkan bagaimana mukjizat kenabian terus bersinar seiring berkembangnya ilmu pengetahuan.
Dalam sejarah Islam, Rasulullah SAW dikenal tidak hanya sebagai pembawa risalah, namun juga sebagai sosok yang diberikan wahyu dan ilmu dari Allah yang melampaui zamannya. Banyak sabda beliau yang baru terbukti secara ilmiah setelah berabad-abad kemudian, menjadi tanda bahwa ucapannya bukan berasal dari nafsu pribadi, melainkan dari wahyu Ilahi.
Salah satu sabda beliau yang menakjubkan adalah pernyataan bahwa tubuh manusia memiliki 360 sendi. Pada saat itu, ilmu anatomi manusia belum berkembang, dan tidak ada teknologi medis yang mampu menghitung jumlah persendian secara akurat. Namun hari ini, sains modern membuktikan bahwa angka yang disebut Rasulullah SAW tersebut adalah benar dan tepat.
Hadits Tentang Jumlah Sendi Manusia
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:“Sesungguhnya pada tubuh manusia terdapat 360 sendi. Maka barang siapa yang mampu bersedekah untuk setiap sendi tersebut, maka ia akan berjalan di hari itu dalam keadaan menjauhkan dirinya dari neraka.” (HR. Muslim No. 1007)
Hadits ini merupakan salah satu bukti keilmuan Rasulullah SAW yang tidak mungkin datang dari pengetahuan manusia biasa, mengingat pada masa itu belum ada alat atau metode anatomi untuk menghitung secara detail jumlah persendian manusia. Sabda Nabi SAW yang menyebut angka 360 sendi secara tepat menunjukkan bahwa wahyu yang beliau terima datang dari Dzat Yang Maha Mengetahui segalanya. Menariknya, penelitian medis modern saat ini telah mengonfirmasi bahwa tubuh manusia memang memiliki total 360 sendi.
Lebih dari sekadar informasi ilmiah, hadits ini menekankan pentingnya rasa syukur atas nikmat tubuh yang sempurna. Rasulullah SAW tidak hanya mengingatkan bahwa tubuh manusia memiliki banyak sendi yang menopang aktivitas harian, tetapi juga menganjurkan agar setiap hari kita “mensedekahkan” sendi-sendinya melalui amal kebaikan. Bentuk sedekah ini tidak selalu dengan harta, tetapi bisa berupa senyum, kata-kata yang baik, mengangkat beban orang lain, menyingkirkan duri dari jalan, atau bentuk kepedulian lainnya.
Dengan demikian, hadits ini bukan hanya menjadi mukjizat dalam aspek sains, tetapi juga menjadi motivasi spiritual agar umat Islam senantiasa aktif dalam berbuat baik. Setiap anggota tubuh adalah amanah, dan setiap gerakannya sepatutnya menjadi bentuk pengabdian kepada Allah. Maka, bersyukurlah atas sendi-sendi itu dengan memperbanyak amal, karena itulah bentuk bakti yang menjaga kita dari api neraka.
Penemuan Ilmiah: 360 Sendi dalam Medis Modern
Dalam bidang anatomi manusia, salah satu penemuan yang cukup mengejutkan dunia medis adalah hasil penelitian mengenai jumlah sendi (joints) dalam tubuh manusia. Penelitian ini secara khusus dilakukan oleh Prof. Dr. Muhammad Ali Al-Bar, seorang pakar kedokteran dan bioetika Islam, bersama timnya. Hasil dari studi tersebut menyatakan bahwa tubuh manusia dewasa memiliki 360 sendi, sesuai dengan angka yang disebut dalam hadits Nabi Muhammad SAW lebih dari 1400 tahun lalu. Rinciannya meliputi:
- 147 sendi pada tulang belakang dan tubuh bagian tengah
- 86 sendi pada bagian atas tubuh (lengan dan tangan)
- 92 sendi pada bagian bawah tubuh (kaki dan paha)
- 35 sendi pada bagian lain seperti telinga bagian dalam dan dada
Total keseluruhan berjumlah 360 sendi, sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW lebih dari 1400 tahun lalu. Ini menjadi bukti bahwa ilmu yang disampaikan oleh Rasulullah bukanlah hasil observasi biasa, melainkan berasal dari wahyu Allah SWT.
Adapun rincian jumlah sendi tersebut terdiri dari: 147 sendi yang berada di tulang belakang dan tubuh bagian tengah (termasuk tulang rusuk dan sternum), 86 sendi di bagian atas tubuh seperti pada bahu, siku, pergelangan tangan, dan jari-jari tangan, serta 92 sendi pada bagian bawah tubuh seperti pinggul, lutut, pergelangan kaki, dan jari-jari kaki. Tambahan lainnya adalah 35 sendi yang terdapat pada bagian lain seperti tulang-tulang kecil di telinga bagian dalam dan sendi-sendi halus di bagian dada.
Penelitian ini memperkuat validitas sabda Rasulullah SAW yang secara spesifik menyebut jumlah 360 sendi dalam tubuh manusia. Yang mengagumkan adalah, pada masa hidup Rasulullah tidak ada teknologi atau metode medis canggih yang mampu mengobservasi struktur tubuh manusia hingga ke tingkat mikroskopis seperti saat ini. Ini membuktikan bahwa sabda beliau bukan hasil pengamatan atau spekulasi, tetapi berasal dari wahyu Allah SWT yang Maha Mengetahui segala sesuatu secara sempurna.
Penemuan ini semakin mempertegas bahwa ilmu kedokteran modern tidak bertentangan dengan Islam, bahkan justru seringkali memperkuat ajaran-ajaran yang telah disampaikan Rasulullah SAW. Mukjizat kenabian terbukti tidak hanya melalui keindahan Al-Qur’an, tetapi juga dalam ketepatan informasi biologis, alam semesta, dan sosial yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW jauh sebelum sains modern mampu mencapainya. Kebenaran yang dulu dianggap biasa, kini terbukti luar biasa.
Mukjizat Kenabian yang Terbukti di Era Modern
Fakta jumlah sendi manusia ini hanyalah satu dari sekian banyak sabda Nabi yang terbukti kebenarannya oleh sains modern. Hal serupa juga terjadi dalam hadits tentang embun di pagi hari, pentingnya siwak untuk kesehatan gigi, larangan tidur tengkurap, dan sebagainya. Semua itu menunjukkan bahwa Rasulullah SAW berbicara dengan bimbingan dari Rabb Semesta Alam. Ketika dunia belum mengenal ilmu kedokteran modern, beliau sudah memberikan informasi yang terbukti kebenarannya berabad-abad kemudian.
Kesimpulan
Hadits Rasulullah SAW tentang jumlah sendi manusia sebanyak 360 adalah salah satu mukjizat kenabian yang luar biasa. Ilmu kedokteran modern telah membuktikan kebenaran sabda tersebut, menjadi bukti bahwa Rasulullah SAW berbicara berdasarkan wahyu dan bukan asumsi. Kebenaran ilmiah ini seharusnya semakin meneguhkan keimanan kita bahwa Islam bukan hanya agama yang sempurna secara spiritual, tapi juga mengandung kebenaran rasional dan ilmiah yang tak terbantahkan. Mukjizat Rasulullah hidup di sepanjang zaman, terbukti dan terus bersinar di era modern.



















Leave a Reply