Mukjizat Nabi Muhammad ﷺ: Apa Saja Mukjizat Rasulullah? Dalil Al-Qur’an, Hadis Shahih, dan Penjelasan Lengkap
Tanya
Apa saja mukjizat Nabi Muhammad ﷺ? Apakah benar mukjizat beliau hanya Al-Qur’an, atau masih banyak mukjizat lainnya? Mohon dijelaskan berdasarkan Al-Qur’an dan hadis-hadis shahih.
Jawab
Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Mukjizat Nabi Muhammad ﷺ sangat banyak, bahkan para ulama menyebut jumlahnya mencapai lebih dari seribu mukjizat. Di antara ulama yang menyebutkan hal tersebut adalah Ibnu al-Qayyim rahimahullah dalam Ighatsatul Lahfan. Mukjizat-mukjizat tersebut merupakan bukti nyata bahwa beliau benar-benar utusan Allah.
Mukjizat Nabi Muhammad ﷺ sangat banyak, bahkan para ulama menjelaskan bahwa jumlahnya mencapai lebih dari seribu mukjizat apabila seluruh riwayat yang sahih dan berbagai bentuk tanda kenabian dihimpun. Di antara ulama yang menyebutkan banyaknya mukjizat tersebut adalah Imam Ibnu al-Qayyim rahimahullah dalam Ighatsatul Lahfan, yang menerangkan bahwa Allah menganugerahkan kepada Rasulullah ﷺ berbagai mukjizat yang sangat beragam, baik yang berkaitan dengan Al-Qur’an sebagai mukjizat terbesar yang kekal hingga Hari Kiamat, peristiwa-peristiwa luar biasa yang disaksikan para sahabat, berita-berita gaib yang kemudian terbukti kebenarannya, maupun berbagai kejadian yang menunjukkan pertolongan dan kekuasaan Allah melalui diri beliau. Sebagian mukjizat tersebut disaksikan oleh segelintir sahabat, sebagian lagi disaksikan oleh ratusan bahkan ribuan orang, kemudian diriwayatkan secara luas melalui hadis-hadis yang sahih. Seluruh mukjizat itu bukanlah berasal dari kemampuan Rasulullah ﷺ sendiri, melainkan semata-mata terjadi atas izin dan kekuasaan Allah sebagai bukti yang menguatkan kerasulan beliau, menegaskan kebenaran risalah Islam, serta menjadi hujah bagi manusia bahwa Nabi Muhammad ﷺ benar-benar adalah utusan Allah yang terakhir, sebagaimana para nabi sebelumnya juga diberikan mukjizat sesuai dengan hikmah dan kehendak Allah.
Secara umum mukjizat Nabi ﷺ terbagi menjadi dua kelompok besar:
- Mukjizat yang tetap berlangsung hingga hari kiamat, yaitu Al-Qur’an.
- Mukjizat yang terjadi pada masa hidup beliau, seperti Isra Mi’raj, terbelahnya bulan, keluarnya air dari jari-jari beliau, makanan yang menjadi banyak, dan berbagai mukjizat lainnya.
Mukjizat Terbesar: Al-Qur’an
Mukjizat terbesar Rasulullah ﷺ adalah Al-Qur’an, karena mukjizat ini masih tetap ada hingga sekarang dan akan terus terjaga sampai hari kiamat.
Allah berfirman:
“Dan jika kamu ragu terhadap Al-Qur’an yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surah yang semisal dengannya…”
(QS. Al-Baqarah: 23)
Allah juga berfirman:
“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an dan Kami pula yang benar-benar menjaganya.”
(QS. Al-Hijr: 9)
Keajaiban Al-Qur’an tampak dalam:
- Keindahan bahasa yang tidak mampu ditandingi manusia.
- Berita masa depan yang terbukti benar.
- Kesempurnaan syariat.
- Tidak adanya kontradiksi.
- Isyarat ilmiah yang terus terbukti seiring perkembangan ilmu pengetahuan.
- Tetap terjaga keasliannya selama lebih dari 14 abad.
12 Muhjizat Nabi Muhammad Menurut Quran dan Hadits
1. Al-Qur’an
- Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang Allah berikan kepada Rasulullah ﷺ, sekaligus mukjizat yang tetap terjaga hingga Hari Kiamat. Berbeda dengan mukjizat para nabi terdahulu yang hanya disaksikan oleh umat pada zamannya, mukjizat Al-Qur’an dapat disaksikan dan dipelajari oleh seluruh manusia hingga akhir zaman. Keistimewaan Al-Qur’an tampak pada keindahan bahasa Arabnya yang tidak mampu ditandingi oleh para ahli sastra Arab, kandungan ilmu, petunjuk kehidupan, hukum-hukum syariat yang sempurna, berita tentang umat terdahulu, kabar tentang masa depan, serta kesesuaian dengan berbagai fakta ilmiah yang baru diketahui berabad-abad kemudian tanpa bertentangan dengan kebenaran. Allah bahkan menantang seluruh manusia dan jin untuk membuat kitab yang serupa dengan Al-Qur’an, kemudian menurunkan tantangan menjadi sepuluh surah, bahkan hanya satu surah saja. Namun hingga kini tidak seorang pun mampu memenuhi tantangan tersebut. Allah berfirman, “Dan jika kamu ragu terhadap apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surah semisal dengannya…” (QS. Al-Baqarah: 23). Keaslian Al-Qur’an juga menjadi mukjizat karena Allah sendiri menjamin penjagaannya dari perubahan dan penyimpangan sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Hijr ayat 9.
2. Isra’ Mi’raj
- Isra’ Mi’raj merupakan salah satu mukjizat terbesar Rasulullah ﷺ yang menunjukkan kekuasaan Allah di luar hukum alam. Dalam satu malam, Allah memperjalankan Nabi ﷺ dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina (Isra’), kemudian mengangkat beliau menembus tujuh lapis langit hingga mencapai Sidratul Muntaha (Mi’raj). Dalam perjalanan tersebut Rasulullah ﷺ bertemu dengan para nabi terdahulu seperti Nabi Adam, Isa, Yahya, Yusuf, Idris, Harun, Musa, dan Ibrahim ‘alaihimussalam. Beliau juga diperlihatkan surga, neraka, berbagai tanda kebesaran Allah, serta menerima kewajiban shalat lima waktu yang awalnya berjumlah lima puluh kali sebelum diringankan menjadi lima waktu dengan pahala lima puluh. Allah berfirman, “Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam…” (QS. Al-Isra’: 1). Peristiwa Mi’raj dijelaskan secara rinci dalam hadis-hadis shahih riwayat Bukhari dan Muslim. Para ulama Ahlus Sunnah bersepakat bahwa Isra’ Mi’raj terjadi dengan jasad dan ruh Rasulullah ﷺ dalam keadaan sadar sebagai mukjizat yang nyata.
3. Bulan Terbelah
- Peristiwa terbelahnya bulan merupakan mukjizat yang diberikan Allah kepada Rasulullah ﷺ ketika kaum musyrikin Quraisy meminta bukti kerasulan beliau. Atas izin Allah, bulan benar-benar terbelah menjadi dua bagian sehingga mereka dapat melihat Gunung Hira berada di antara kedua belahan tersebut, kemudian bulan kembali menyatu. Allah mengabadikan peristiwa ini dalam firman-Nya, “Telah dekat hari kiamat dan bulan pun telah terbelah.” (QS. Al-Qamar: 1). Meskipun orang-orang kafir menyaksikan kejadian tersebut, mereka tetap menolaknya dan mengatakan bahwa itu hanyalah sihir. Peristiwa ini diriwayatkan oleh banyak sahabat seperti Abdullah bin Mas’ud, Anas bin Malik, Abdullah bin Umar, Ibnu Abbas, Hudzaifah, Jubair bin Muth’im, dan lainnya. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa hadis-hadis mengenai mukjizat ini diriwayatkan melalui banyak jalur yang shahih sehingga mencapai derajat mutawatir maknawi. Oleh karena itu para ulama Ahlus Sunnah menetapkan bahwa peristiwa ini benar-benar terjadi sebagai mukjizat Rasulullah ﷺ.
4. Air Memancar dari Jari Rasulullah ﷺ
- Salah satu mukjizat Rasulullah ﷺ yang disaksikan oleh banyak sahabat adalah memancarnya air dari sela-sela jari beliau. Ketika para sahabat mengalami kekurangan air untuk minum dan berwudhu dalam suatu perjalanan, Rasulullah ﷺ meletakkan tangan beliau ke dalam sebuah bejana kecil. Atas izin Allah, air memancar dari sela-sela jari-jari beliau hingga seluruh pasukan dapat minum, berwudhu, bahkan memenuhi kebutuhan mereka. Jabir bin Abdullah رضي الله عنه berkata, “Aku melihat air memancar dari jari-jari Rasulullah ﷺ sehingga orang-orang minum dan berwudhu.” (HR. Bukhari no. 3576; Muslim no. 1856). Mukjizat ini disaksikan oleh ratusan sahabat sehingga menjadi bukti nyata kekuasaan Allah yang diberikan kepada Rasul-Nya. Air tersebut bukan berasal dari kemampuan Nabi ﷺ, melainkan semata-mata ciptaan Allah yang muncul melalui tangan beliau sebagai tanda kerasulan.
5. Makanan Menjadi Banyak
- Rasulullah ﷺ berkali-kali diberi mukjizat berupa bertambah banyaknya makanan yang semula hanya sedikit hingga cukup untuk memberi makan ratusan bahkan ribuan orang. Salah satu peristiwa yang paling terkenal terjadi ketika Perang Khandaq. Jabir bin Abdullah رضي الله عنه mengundang Rasulullah ﷺ untuk menikmati sedikit makanan yang hanya cukup bagi beberapa orang. Namun Rasulullah ﷺ justru mengundang seluruh pasukan yang sedang menggali parit. Atas izin Allah, makanan yang sedikit tersebut terus bertambah hingga semua sahabat makan sampai kenyang, sementara makanan itu masih tersisa. Mukjizat serupa juga terjadi pada berbagai kesempatan lainnya ketika susu, roti, atau kurma yang sedikit menjadi cukup bagi banyak orang. Peristiwa-peristiwa tersebut diriwayatkan dalam hadis-hadis shahih Bukhari dan Muslim dan menjadi bukti bahwa Allah memberikan keberkahan luar biasa kepada Rasulullah ﷺ.
6. Batang Kurma Menangis
- Sebelum dibuatkan mimbar, Rasulullah ﷺ biasa berkhutbah dengan bersandar pada sebatang pohon kurma di dalam masjid. Setelah mimbar selesai dibuat dan beliau berpindah ke atas mimbar, batang kurma tersebut menangis dengan suara yang sangat jelas hingga terdengar oleh para sahabat seperti tangisan seorang anak kecil. Jabir bin Abdullah رضي الله عنه berkata, “Batang kurma itu menangis hingga terdengar suara seperti tangisan anak kecil.” Rasulullah ﷺ kemudian turun dari mimbar, memeluk batang kurma tersebut, lalu tangisannya pun berhenti (HR. Bukhari no. 3584). Para ulama menjelaskan bahwa apabila sebatang pohon saja dapat merasakan kehilangan Rasulullah ﷺ, maka hati seorang mukmin tentu lebih layak mencintai beliau. Mukjizat ini juga menunjukkan bahwa seluruh makhluk tunduk kepada Allah dan dapat diberi kemampuan oleh-Nya untuk menunjukkan penghormatan kepada Rasulullah ﷺ.
7. Batu Mengucapkan Salam
- Di antara mukjizat yang menunjukkan kemuliaan Rasulullah ﷺ adalah adanya batu yang mengucapkan salam kepada beliau sebelum masa kenabian. Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya aku mengetahui sebuah batu di Makkah yang dahulu mengucapkan salam kepadaku sebelum aku diutus menjadi nabi.” (HR. Muslim no. 2277). Mukjizat ini menunjukkan bahwa bahkan benda mati pun mengenali kemuliaan Rasulullah ﷺ atas izin Allah. Para ulama menjelaskan bahwa kemampuan batu tersebut mengucapkan salam bukanlah sesuatu yang mustahil, karena Allah Mahakuasa untuk menjadikan benda mati berbicara sebagaimana Allah kelak akan menjadikan anggota tubuh manusia bersaksi pada Hari Kiamat. Peristiwa ini menjadi salah satu tanda awal yang menunjukkan bahwa Muhammad ﷺ memang dipersiapkan sebagai nabi dan rasul terakhir.
8. Menyembuhkan Orang Sakit
- Allah juga memberikan mukjizat kepada Rasulullah ﷺ berupa kesembuhan bagi orang-orang yang sakit melalui doa beliau. Salah satu kisah paling terkenal terjadi pada Perang Khaibar ketika mata Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه mengalami sakit yang berat sehingga beliau tidak dapat ikut berperang. Rasulullah ﷺ memanggil Ali, meludah ringan pada kedua matanya sambil mendoakannya, maka seketika itu juga matanya sembuh total seolah-olah tidak pernah sakit. Setelah itu Ali رضي الله عنه memimpin pasukan hingga memperoleh kemenangan besar. Kisah ini diriwayatkan dalam Shahih Bukhari no. 4210 dan Shahih Muslim no. 2406. Selain itu terdapat pula berbagai riwayat lain mengenai kesembuhan para sahabat melalui doa Rasulullah ﷺ. Semua itu menunjukkan bahwa kesembuhan hakikatnya berasal dari Allah, sedangkan Rasulullah ﷺ hanyalah sebab yang Allah muliakan dengan berbagai mukjizat.
9. Nubuat yang Menjadi Kenyataan
- Di antara mukjizat terbesar Rasulullah ﷺ adalah berbagai berita gaib mengenai masa depan yang kemudian benar-benar terjadi sebagaimana beliau sampaikan. Beliau mengabarkan kemenangan kaum Muslimin atas Persia dan Romawi ketika kondisi kaum Muslimin masih sangat lemah. Beliau juga menubuatkan penaklukan Konstantinopel, wafatnya para khalifah tertentu, munculnya berbagai fitnah, tersebarnya pembunuhan, maraknya bangunan-bangunan tinggi, melimpahnya harta, serta berbagai tanda akhir zaman lainnya. Sebagian besar nubuat tersebut telah terbukti dalam sejarah, sedangkan sebagian lainnya terus terjadi hingga sekarang atau akan terjadi menjelang Hari Kiamat sesuai kehendak Allah. Banyaknya nubuat yang terbukti menjadi bukti bahwa Rasulullah ﷺ menerima wahyu dari Allah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu, bukan berdasarkan dugaan manusia.
10. Pohon Datang Memenuhi Panggilan
- Salah satu mukjizat yang menakjubkan adalah ketika Rasulullah ﷺ memanggil sebuah pohon sebagai bukti kerasulan beliau. Atas izin Allah, pohon tersebut tercabut dari akarnya, kemudian berjalan mendatangi Rasulullah ﷺ hingga berdiri di hadapan beliau. Setelah beliau memerintahkannya kembali, pohon itu kembali ke tempat semula dan tertanam seperti sediakala. Peristiwa ini diriwayatkan dalam Shahih Muslim. Mukjizat tersebut menunjukkan bahwa seluruh makhluk, termasuk tumbuh-tumbuhan, tunduk sepenuhnya kepada perintah Allah. Rasulullah ﷺ tidak memiliki kekuatan gaib secara mandiri, melainkan Allah yang menciptakan peristiwa luar biasa tersebut sebagai bukti kebenaran risalah yang beliau bawa.
11. Hewan Berbicara
- Allah juga memperlihatkan mukjizat melalui seekor unta yang mengadu kepada Rasulullah ﷺ mengenai perlakuan kasar pemiliknya. Ketika Nabi ﷺ memasuki sebuah kebun, seekor unta mendatangi beliau sambil mengeluarkan suara dan meneteskan air mata. Rasulullah ﷺ mengusap kepala unta tersebut hingga tenang, kemudian bertanya siapa pemiliknya. Setelah pemiliknya datang, beliau bersabda bahwa unta itu mengadukan karena sering dipaksa bekerja keras dan kurang diberi makan. Rasulullah ﷺ lalu menasihati pemiliknya agar bertakwa kepada Allah dalam memperlakukan hewan tersebut (HR. Abu Dawud no. 2549; Ahmad, dinilai hasan). Hadis ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan kasih sayang kepada seluruh makhluk hidup serta menegaskan bahwa Allah dapat menjadikan hewan berkomunikasi dengan Rasul-Nya sebagai salah satu mukjizat.
12. Dada Rasulullah ﷺ Dibelah Malaikat
- Di antara mukjizat yang sangat agung adalah peristiwa pembelahan dada Rasulullah ﷺ oleh Malaikat Jibril. Peristiwa pertama terjadi ketika beliau masih kecil dan diasuh oleh Halimah As-Sa’diyah. Malaikat Jibril datang, membelah dada beliau, mengeluarkan hati beliau, lalu menghilangkan bagian yang disebut sebagai bagian setan, kemudian mencucinya dengan air zamzam dalam sebuah bejana emas sebelum mengembalikannya ke tempat semula. Peristiwa serupa kembali terjadi menjelang Isra’ Mi’raj sebagai persiapan spiritual sebelum Rasulullah ﷺ melakukan perjalanan agung menembus langit. Riwayat ini terdapat dalam Shahih Muslim no. 162. Para ulama menjelaskan bahwa pembelahan dada tersebut merupakan kejadian nyata, bukan sekadar kiasan, dan menjadi salah satu bentuk penyucian serta pemuliaan Allah terhadap Rasulullah ﷺ agar beliau siap memikul amanah kenabian dan menerima berbagai wahyu serta menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah.
Tabel Mukjizat-Mukjizat Nabi Muhammad ﷺ
| No | Mukjizat | Penjelasan | Dalil |
|---|---|---|---|
| 1 | Al-Qur’an | Mukjizat terbesar dan abadi hingga hari kiamat | QS Al-Baqarah:23, QS Al-Hijr:9 |
| 2 | Isra’ Mi’raj | Perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu naik ke langit | QS Al-Isra’:1, HR. Bukhari-Muslim |
| 3 | Bulan terbelah | Bulan terbelah menjadi dua sebagai bukti kenabian | QS Al-Qamar:1-2, HR. Bukhari dan Muslim |
| 4 | Air memancar dari jari Nabi ﷺ | Ribuan sahabat berwudhu dan minum dari air yang keluar dari jari beliau | HR. Bukhari dan Muslim |
| 5 | Makanan menjadi banyak | Makanan sedikit cukup untuk ratusan bahkan ribuan orang | HR. Bukhari dan Muslim |
| 6 | Batang kurma menangis | Batang kurma merintih ketika Nabi ﷺ tidak lagi bersandar kepadanya | HR. Bukhari |
| 7 | Batu memberi salam | Batu mengucapkan salam kepada Nabi ﷺ sebelum beliau diangkat menjadi Rasul | HR. Muslim |
| 8 | Menyembuhkan orang sakit | Allah menyembuhkan melalui doa Rasulullah ﷺ | HR. Bukhari dan Muslim |
| 9 | Mengabarkan perkara gaib | Banyak nubuat beliau terbukti terjadi | HR. Bukhari dan Muslim |
| 10 | Doa yang langsung dikabulkan | Banyak doa beliau dikabulkan seketika | HR. Bukhari dan Muslim |
| 11 | Pohon berjalan memenuhi panggilan beliau | Pohon datang menghampiri beliau atas izin Allah | HR. Muslim |
| 12 | Hewan berbicara | Unta dan kambing mengadu kepada Rasulullah ﷺ | HR. Abu Dawud (hasan), Ahmad |
| 13 | Racun tidak langsung membunuh beliau | Allah menjaga beliau ketika diracun di Khaibar | HR. Bukhari |
| 14 | Malaikat membantu dalam peperangan | Pertolongan malaikat pada Perang Badar | QS Al-Anfal:9 |
| 15 | Dada beliau dibelah malaikat | Terjadi ketika kecil dan menjelang Isra Mi’raj | HR. Muslim |
Kesimpulan
Mukjizat Nabi Muhammad ﷺ tidak hanya satu atau dua, tetapi mencapai ratusan bahkan lebih dari seribu menurut para ulama. Mukjizat tersebut meliputi mukjizat fisik, mukjizat yang berkaitan dengan alam semesta, mukjizat berupa berita gaib yang terbukti benar, serta mukjizat terbesar yang tetap lestari hingga hari kiamat, yaitu Al-Qur’an. Seluruh mukjizat tersebut merupakan bukti kebenaran risalah beliau sebagai penutup para nabi dan rasul, serta menguatkan keimanan kaum Muslimin kepada Allah dan Rasul-Nya.
Referensi Ulama:
- Al-Qur’an al-Karim.
- Shahih al-Bukhari.
- Shahih Muslim.
- Dalā’il an-Nubuwwah karya Al-Baihaqi.
- A’lām an-Nubuwwah karya Al-Mawardi.
- Ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim.
- Ibnu al-Qayyim, Ighatsatul Lahfan.
- Al-Qadhi ‘Iyadh, Asy-Syifa bi Ta’rif Huquq al-Mushthafa.















Leave a Reply