10 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia dan 4 Perguruan Tinggi Muhammadiyah
Berdasarkan Times Higher Education (THE) World University Rankings 2027
Empat perguruan tinggi Muhammadiyah—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)—menjadi bagian penting dalam daftar 10 PTS Indonesia yang tercatat dalam Times Higher Education (THE) World University Rankings 2027, yang dirilis 30 September 2026 dan mencakup 2.297 institusi dari 118 negara dan wilayah; UMS berada pada kelompok peringkat 1.401–1.600 dunia, UAD pada 1.601–1.800, sedangkan UMY dan UMM masing-masing berada pada kelompok 1.801–2.000 dan 2.001+. Capaian ini memperlihatkan semakin terlihatnya jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) dalam lanskap pendidikan tinggi global, sekaligus menunjukkan bahwa penguatan riset, publikasi ilmiah, kualitas pengajaran, internasionalisasi, inovasi, tata kelola, dan kemitraan industri menjadi bagian penting dalam perjalanan PTMA menuju daya saing internasional. Dengan jaringan sekitar 165 perguruan tinggi, Muhammadiyah memiliki ekosistem pendidikan tinggi yang luas; namun pemeringkatan global tetap perlu dipahami sebagai salah satu indikator, bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pendidikan Muhammadiyah, karena misi PTMA juga mencakup pengabdian kepada masyarakat, pengembangan keilmuan, kewirausahaan sosial, serta kontribusi keumatan dan kebangsaan.
Pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings 2027 menempatkan sepuluh perguruan tinggi swasta Indonesia dalam daftar global. Binus University dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berada pada kelompok 1.401–1.600 dunia, disusul Telkom University dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada kelompok 1.601–1.800. Empat perguruan tinggi Muhammadiyah—UMS, UAD, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)—masuk dalam sepuluh PTS Indonesia tersebut. THE WUR 2027 dirilis pada 30 September 2026 dan mencakup 2.297 institusi dari 118 negara dan wilayah.
Capaian tersebut menarik karena memperlihatkan semakin terlihatnya perguruan tinggi swasta Indonesia dalam peta pendidikan tinggi global. Di antara daftar tersebut, empat kampus Muhammadiyah menunjukkan bahwa jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) tidak hanya berkembang dalam jumlah, tetapi juga mulai memperoleh visibilitas melalui pemeringkatan internasional. Namun, peringkat global perlu dibaca secara hati-hati karena THE menggunakan sejumlah indikator yang mencakup pengajaran, lingkungan riset, kualitas riset, orientasi internasional, dan hubungan dengan industri.
Pendidikan tinggi swasta Indonesia sedang memasuki fase yang semakin kompetitif. Perguruan tinggi tidak lagi hanya berhadapan dengan persaingan di tingkat nasional, tetapi juga dituntut membangun kualitas riset, publikasi, jejaring internasional, tata kelola, inovasi, serta hubungan dengan dunia industri. THE WUR 2027 menggunakan 17 indikator dalam lima kelompok utama, sehingga posisi sebuah universitas merupakan gambaran multidimensi, bukan semata-mata ukuran kualitas proses pembelajaran di ruang kuliah.
Dalam daftar PTS Indonesia versi THE WUR 2027, Binus University dan UMS berada pada kelompok 1.401–1.600; Telkom University dan UAD pada 1.601–1.800; sedangkan Unika Atma Jaya, UII, UMY dan UPH berada pada 1.801–2.000. UMM dan Universitas Trisakti berada pada kelompok 2.001+. Dengan demikian, empat perguruan tinggi Muhammadiyah—UMS, UAD, UMY dan UMM—termasuk dalam sepuluh PTS Indonesia yang tercantum dalam pemeringkatan tersebut.
Capaian empat kampus tersebut perlu ditempatkan dalam konteks jaringan PTMA yang jauh lebih luas. Muhammadiyah menyebut jaringan PTMA mencapai sekitar 165 perguruan tinggi di Indonesia, dengan puluhan ribu dosen dan ratusan ribu mahasiswa. Pada saat yang sama, Muhammadiyah menegaskan bahwa pemeringkatan global seharusnya bukan tujuan akhir. Pemeringkatan dapat membantu visibilitas dan transparansi, tetapi kualitas pendidikan, pengabdian masyarakat, keberlanjutan, kewirausahaan sosial dan kontribusi keagamaan juga merupakan bagian penting dari misi PTMA.
10 PTS Indonesia dalam THE WUR 2027
| No. | Perguruan Tinggi | Peringkat Dunia |
|---|---|---|
| 1 | Binus University | 1.401–1.600 |
| 2 | Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 🌿 | 1.401–1.600 |
| 3 | Telkom University | 1.601–1.800 |
| 4 | Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 🌿 | 1.601–1.800 |
| 5 | Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya | 1.801–2.000 |
| 6 | Universitas Islam Indonesia (UII) | 1.801–2.000 |
| 7 | Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) 🌿 | 1.801–2.000 |
| 8 | Universitas Pelita Harapan (UPH) | 1.801–2.000 |
| 9 | Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 🌿 | 2.001+ |
| 10 | Universitas Trisakti | 2.001+ |
Empat Perguruan Tinggi Muhammadiyah
| Perguruan Tinggi Muhammadiyah | THE WUR 2027 |
|---|---|
| Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) | 1.401–1.600 |
| Universitas Ahmad Dahlan (UAD) | 1.601–1.800 |
| Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) | 1.801–2.000 |
| Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) | 2.001+ |
Keempatnya merupakan bagian dari ekosistem PTMA. Daftar resmi PTMA juga mencantumkan UAD, UMS, UMY dan UMM sebagai perguruan tinggi dalam jaringan Muhammadiyah.
5 PTS Muhammadiyah Terbaik Indonesia
1. Universitas Muhammadiyah Surakarta — UMS
- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi salah satu kampus Muhammadiyah dengan capaian internasional yang paling terlihat dalam THE World University Rankings 2027. THE menempatkan UMS pada kelompok 1.401–1.600 dunia. Dengan demikian, UMS berada di dalam daftar 10 perguruan tinggi swasta pada tabel yang menjadi dasar tulisan ini.
- UMS memiliki sejarah yang berakar pada pengembangan pendidikan Muhammadiyah di Surakarta. Menurut THE, UMS resmi berdiri pada Oktober 1981, sementara sejarah kelembagaannya berawal dari Fakultas Keguruan Universitas Muhammadiyah Jakarta Cabang Surakarta pada era 1950-an. Saat ini UMS memiliki 12 fakultas, antara lain kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, teknik, hukum, psikologi, kesehatan, ekonomi dan bisnis, komunikasi, studi Islam, serta pendidikan.
- Capaian UMS juga menunjukkan bagaimana perguruan tinggi Muhammadiyah berkembang dari institusi pendidikan berbasis organisasi menjadi universitas dengan orientasi riset, pendidikan multidisiplin dan jejaring internasional. Muhammadiyah sebelumnya mencatat UMS sebagai salah satu dari PTMA yang telah masuk pemeringkatan internasional dan melaporkan tingginya minat mahasiswa asing terhadap UMS.
2. Universitas Ahmad Dahlan — UAD
- Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menempati kelompok 1.601–1.800 dunia dalam THE World University Rankings 2027. THE mencatat UAD berada di Yogyakarta dan berkembang dari lembaga pendidikan guru Muhammadiyah yang didirikan pada 1960. Nama Universitas Ahmad Dahlan digunakan sejak 1994, mengambil nama pendiri Muhammadiyah.
- UAD kini memiliki bidang pendidikan yang sangat luas, mulai dari sains dan teknologi, pendidikan, agama Islam, farmasi, kesehatan masyarakat, kedokteran, psikologi, hukum, ekonomi dan bisnis hingga komunikasi serta sastra. Data THE untuk WUR 2027 juga mencatat sekitar 16.752 mahasiswa dalam data yang digunakan untuk pemeringkatan tersebut.
- Perjalanan UAD menggambarkan transformasi perguruan tinggi Muhammadiyah dari lembaga pendidikan guru menuju universitas multidisiplin. Dalam ekosistem PTMA, UAD juga menjadi salah satu kampus yang terus didorong untuk memperkuat riset, internasionalisasi, mobilitas mahasiswa dan kualitas akademik agar daya saingnya tidak berhenti pada level nasional.
3. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta — UMY
- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berada pada kelompok 1.801–2.000 dunia dalam THE World University Rankings 2027. THE mencatat UMY berdiri pada 1981 dan kini menawarkan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana, magister, doktor, pendidikan profesi hingga program vokasi.
- Bidang keilmuan UMY mencakup komunikasi, pendidikan Islam, psikologi, kedokteran, keperawatan, bahasa, teknik sipil, agribisnis dan berbagai bidang lainnya. Dalam data yang digunakan THE untuk WUR 2027, UMY tercatat memiliki sekitar 19.427 mahasiswa, dengan mahasiswa internasional sekitar 3 persen.
- UMY juga menjadi salah satu wajah internasionalisasi PTMA. Muhammadiyah mencatat UMY termasuk dua PTMA yang telah masuk pemeringkatan internasional ketika hanya sebagian kecil dari jaringan PTMA yang telah mencapai tahap tersebut. Pada 2026, Muhammadiyah juga menyoroti capaian internasional UMY dan keterlibatannya dalam mobilitas serta jejaring pendidikan global.
4. Universitas Muhammadiyah Malang — UMM
- Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berada dalam kelompok 2.001+ dunia pada THE World University Rankings 2027. THE mencatat UMM berdiri pada 1964 dan kemudian menjadi institusi yang berdiri sendiri pada 1968. UMM berkembang menjadi universitas multidisiplin dengan berbagai bidang akademik.
- Bidang yang tersedia mencakup ekonomi dan bisnis, ilmu sosial dan politik, pendidikan, psikologi, hukum, pertanian dan peternakan, teknik, kedokteran hewan, kedokteran, kesehatan serta studi Islam. THE juga mencatat kegiatan pengabdian masyarakat UMM, termasuk pendampingan usaha kecil dan pemberdayaan masyarakat melalui teknologi serta perdagangan elektronik.
- Dalam pemetaan Muhammadiyah terhadap universitas Islam dunia pada 2026, UMM juga tercatat masuk daftar 25 besar versi uniRank, yaitu pada posisi ke-19. Pemeringkatan tersebut berbeda metodologi dengan THE, sehingga angka tersebut sebaiknya dibaca sebagai capaian dalam sistem pemeringkatan tersendiri, bukan sebagai perubahan posisi UMM dalam THE.
5. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara — UMSU
- Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjadi kampus kelima yang dapat dimasukkan dalam daftar perguruan tinggi Muhammadiyah berjejaring internasional, meskipun tidak termasuk empat PTM yang tercantum dalam 10 besar PTS pada gambar THE 2027. Laman THE mengidentifikasi UMSU sebagai universitas swasta di Medan dengan bidang studi yang mencakup agama Islam, ekonomi dan bisnis, hukum, pertanian, teknik, pendidikan, ilmu komputer dan teknologi informasi, serta pendidikan kedokteran.
- Dalam pemeringkatan uniRank 2026 yang diberitakan oleh Muhammadiyah, UMSU berada pada posisi pertama dari 25 universitas Islam dunia. Daftar yang sama menempatkan Universitas Muhammadiyah Surabaya pada posisi kelima, UMY ketujuh, UMJ kedelapan, UAD ke-17, UMM ke-19 dan UMS ke-22.
- Capaian UMSU memperlihatkan bahwa peta kekuatan perguruan tinggi Muhammadiyah tidak hanya terkonsentrasi di Jawa. Jaringan PTMA membentang dari Sumatra hingga Papua, sehingga pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah memiliki dimensi geografis yang luas. Pada 2026, Muhammadiyah juga menyebut UMSU sebagai salah satu kampus yang memiliki peran penting dalam ekosistem penerbitan dan literasi PTMA melalui UMSU Press.
Muhammadiyah Mengelola Perguruan Tinggi: Bukan Sekadar Jumlah
- Muhammadiyah memiliki jaringan perguruan tinggi yang sangat luas melalui Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Data Muhammadiyah pada September 2026 menyebut terdapat 165 PTMA, tersebar di Indonesia dan satu di Malaysia. Ini menjadikan pendidikan tinggi sebagai salah satu amal usaha terbesar dalam ekosistem Muhammadiyah.
- Menariknya, strategi Muhammadiyah sekarang tidak semata-mata mengejar jumlah kampus. Pada Mei 2026, Muhammadiyah menyebut 164 PTMA, terdiri atas 103 universitas, 30 sekolah tinggi, 24 institut, 5 politeknik dan 2 akademi; sebanyak 21 PTMA telah memperoleh akreditasi institusi Unggul. Perubahan jumlah tersebut antara lain berkaitan dengan konsolidasi dan merger sejumlah kampus untuk memperkuat kualitas dan keberlanjutan.
- Jaringan tersebut juga memperlihatkan skala sumber daya yang besar. Dalam kerja sama Muhammadiyah dengan Monash University pada 2026, Muhammadiyah menyebut memiliki sekitar 20.000 dosen dan hampir 700.000 mahasiswa dalam lingkungan PTMA. Dengan jaringan sebesar itu, agenda berikutnya bukan sekadar memperbanyak institusi, tetapi memperkuat kualitas dosen, publikasi ilmiah, riset, inovasi, internasionalisasi dan dampak sosial pendidikan.
Penutup
- Dari Surakarta, Yogyakarta, Malang hingga Sumatera Utara, perguruan tinggi Muhammadiyah menunjukkan wajah pendidikan tinggi swasta yang semakin terhubung dengan dunia. Empat kampus Muhammadiyah—UMS, UAD, UMY dan UMM—masuk dalam daftar yang Anda berikan berdasarkan THE World University Rankings 2027, sementara UMSU memperlihatkan capaian berbeda melalui uniRank 2026.
- Yang lebih besar dari sekadar angka pemeringkatan adalah ekosistem 165 PTMA yang kini menjadi bagian penting dari pendidikan tinggi Muhammadiyah. Tantangannya kemudian bukan hanya bagaimana menambah jumlah kampus, tetapi bagaimana menjadikan jaringan besar tersebut sebagai kekuatan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, pembentukan karakter dan pengabdian kepada masyarakat.
- Pendidikan tinggi Muhammadiyah sedang bergerak dari sekadar “banyak kampus” menuju pertanyaan yang lebih penting: seberapa besar ilmu yang lahir dari kampus-kampus itu mampu memberi manfaat bagi bangsa, umat dan kemanusiaan.

















Leave a Reply