PENGGOLONGAN KITAB HADIS
Sumber Primer, Koleksi Hadis, Kitab Syarah, dan Kompilasi Pilihan
Khazanah hadis Islam sangat luas. Hadis Nabi ﷺ tidak hanya dihimpun dalam enam kitab yang populer disebut Kutub as-Sittah, tetapi juga dalam Muwatta’, Musnad, Musannaf, Sunan, Mustadrak, kitab syama’il, kitab adab, kitab syarah, dan berbagai kompilasi hadis tematik. Karena banyaknya kitab tersebut, sering muncul kesalahpahaman: seolah-olah semua kitab hadis memiliki kedudukan yang sama atau semua hadis yang terdapat di dalamnya otomatis sahih.
- Padahal terdapat perbedaan antara:
- jenis kitab,
- metode penyusunan kitab,
- kedudukan kitab, dan
- derajat hadis yang terdapat di dalam kitab tersebut.
- Karena itu, seseorang tidak boleh mengatakan:
- “Hadis ini sahih karena ada dalam kitab hadis.”
- Yang lebih tepat adalah:
- “Hadis ini terdapat dalam kitab X, kemudian status sanad dan matannya dinilai oleh para ahli hadis.”
I. PENGGOLONGAN BERDASARKAN KEDUDUKAN SUMBER
- Secara praktis, daftar kitab yang disebutkan dapat dibagi menjadi empat kelompok besar:
- Kelompok A
- Kitab hadis primer dan koleksi hadis utama
- Kelompok B
- Koleksi hadis primer tambahan
- Kelompok C
- Kitab tematik yang juga memuat hadis primer
- Kelompok D
- Kitab kompilasi atau seleksi hadis
- Pembagian ini membantu kita memahami fungsi setiap kitab dalam penelitian hadis.
II. KELOMPOK A — KITAB HADIS UTAMA
1. Sahih al-Bukhari
- صحيح البخاري
- Imam Muhammad bin Ismail al-Bukhari
- Sahih al-Bukhari merupakan salah satu kitab hadis paling tinggi kedudukannya dalam tradisi Sunni.
- Keistimewaan utamanya adalah seleksi hadis yang sangat ketat menurut metodologi Imam al-Bukhari.
- Dalam tradisi ulama Sunni, Sahih al-Bukhari secara umum dipandang sebagai kitab hadis paling sahih setelah Al-Qur’an.
- Imam Muhammad bin Ismail al-Bukhari
- Kategori
- Kitab hadis sahih.
- Fungsi
- Sumber utama untuk penelitian hadis.
- Catatan
- Meskipun secara umum hadis-hadisnya diterima sebagai sahih, penelitian akademik tetap dapat membahas sanad, matan, ta‘liq, dan berbagai persoalan metodologis secara lebih rinci.
2. Sahih Muslim
- صحيح مسلم
- Imam Muslim bin al-Hajjaj
- Sahih Muslim merupakan kitab hadis sahih yang sangat otoritatif.
- Bersama Sahih al-Bukhari disebut:الصحيحان
- Ash-Shahihain — dua kitab sahih.
- Kategori
- Kitab hadis sahih.
- Fungsi
- Sumber primer utama untuk penelitian hadis.
- Keunggulan Sahih Muslim antara lain penyusunan jalur periwayatan dan variasi redaksi hadis yang sangat membantu penelitian sanad dan matan.
3. Sunan Abi Dawud
- سنن أبي داود
- Imam Abu Dawud as-Sijistani
- Termasuk kitab yang secara populer masuk dalam:
- Kutub as-Sittah — الكتب الستة
- Kategori
- Kitab Sunan / hadis hukum dan tematik.
- Catatan penting
- Tidak semua hadis di dalam Sunan Abi Dawud otomatis sahih.
- Karena itu: Kitabnya adalah sumber primer, tetapi derajat setiap hadis harus diperiksa.
4. Jami‘ at-Tirmidhi
- جامع الترمذي
- Imam Abu Isa at-Tirmidzi
- Kitab ini juga termasuk Kutub as-Sittah.
- Kategori
- Jami‘ / koleksi hadis tematik yang luas.
- Keistimewaan Imam at-Tirmidzi adalah beliau sering memberikan keterangan mengenai status hadis dan pendapat para ulama.
- Misalnya:
- hasan
- sahih
- hasan sahih
- gharib
- dan keterangan mengenai praktik para ulama.
- Karena itu, Jami‘ at-Tirmidzi sangat berharga bukan hanya untuk mendapatkan hadis, tetapi juga untuk melihat penilaian ulama generasi awal terhadap hadis tersebut.
5. Sunan an-Nasa’i
- سنن النسائي
- Imam Ahmad bin Syu’aib an-Nasa’i
- Kitab ini termasuk Kutub as-Sittah.
- Kategori
- Kitab Sunan.
- Kitab ini sangat penting dalam penelitian hadis karena Imam an-Nasa’i dikenal memiliki perhatian besar terhadap kualitas periwayatan.
6. Sunan Ibn Majah
- سنن ابن ماجه
- Imam Muhammad bin Yazid Ibn Majah
- Termasuk kitab yang populer sebagai kitab keenam dalam Kutub as-Sittah.
- Kategori
- Kitab Sunan.
- Catatan
- Tidak seluruh hadisnya sahih.
- Karena itu, hadis yang hanya ditemukan dalam Ibn Majah harus diperiksa statusnya.
III. KELOMPOK A TAMBAHAN — KITAB HADIS KLASIK UTAMA
7. Muwatta’ Malik
- موطأ مالك
- Imam Malik bin Anas
- Salah satu karya hadis dan fikih paling awal.
- Kategori
- Kompilasi hadis, atsar, dan praktik fikih generasi awal.
- Muwatta’ tidak hanya berisi hadis Nabi ﷺ.
- Di dalamnya terdapat:
- hadis marfu‘;
- atsar sahabat;
- perkataan tabi’in;
- praktik penduduk Madinah.
- Karena itu, status suatu riwayat harus dilihat berdasarkan jenis periwayatannya.
8. Musnad Ahmad
- مسند أحمد
- Imam Ahmad bin Hanbal
- Kategori
- Musnad.
- Hadis disusun berdasarkan sahabat yang meriwayatkannya.
- Keunggulannya adalah cakupan hadis yang sangat luas.
- Catatan
- Tidak semua hadis dalam Musnad Ahmad otomatis sahih.
- Musnad adalah jenis penyusunan kitab, bukan pernyataan bahwa semua isinya sahih.
9. Sunan ad-Darimi
- سنن الدارمي
- Imam Abdullah bin Abdurrahman ad-Darimi
- Kategori
- Koleksi hadis awal / Sunan.
- Sangat penting untuk penelitian sejarah hadis dan tradisi keilmuan generasi awal.
IV. KELOMPOK B — KOLEKSI HADIS PRIMER TAMBAHAN
- Kelompok ini sangat penting untuk takhrij, perbandingan sanad, pencarian jalur lain, dan penelitian hadis.
10. Sahih Ibn Khuzaymah
- صحيح ابن خزيمة
- Imam Ibn Khuzaymah
- Kategori
- Kompilasi hadis yang ditujukan untuk hadis-hadis sahih.
- Sangat penting dalam penelitian hadis.
11. Sahih Ibn Hibban
- صحيح ابن حبان
- Imam Ibn Hibban
- Kategori
- Koleksi hadis yang disusun berdasarkan metodologi Imam Ibn Hibban.
- Sangat berguna untuk penelitian sanad dan jalur hadis.
12. Mustadrak al-Hakim
- المستدرك على الصحيحين
- Imam al-Hakim an-Naysaburi
- Kategori
- Mustadrak.
- Tujuannya adalah mengumpulkan hadis yang menurut al-Hakim memenuhi kriteria Bukhari dan Muslim tetapi tidak dimasukkan ke dalam kedua kitab tersebut.
- Catatan sangat penting
- Penilaian al-Hakim terhadap hadis tidak selalu disepakati oleh ulama setelahnya.
- Karena itu, hadis dalam al-Mustadrak harus diperiksa kembali.
- 13. Musannaf ‘Abd ar-Razzaq
- مصنف عبد الرزاق
- Imam ‘Abd ar-Razzaq ash-Shan‘ani
- Kategori
- Musannaf.
- Berisi:
- hadis Nabi ﷺ;
- atsar sahabat;
- pendapat tabi’in;
- riwayat fikih.
- Kitab ini sangat penting karena termasuk koleksi hadis yang relatif awal.
- 14. Musannaf Ibn Abi Shaybah
- مصنف ابن أبي شيبة
- Imam Ibn Abi Shaybah
- Kategori
- Musannaf.
- Salah satu sumber penting untuk mengetahui hadis dan atsar generasi awal.
- Sangat berguna dalam penelitian sejarah fikih, akidah, dan pemahaman sahabat serta tabi’in.
15. Sunan ad-Daraqutni
- سنن الدارقطني
- Imam ad-Daraqutni
- Kategori
- Sunan / koleksi hadis fikih dan kritik hadis.
- Karya ini juga penting dalam penelitian ‘ilal dan perbandingan sanad.
16. As-Sunan al-Kubra li al-Bayhaqi
- السُّنَن الْكُبْرَىٰ لِلْبَيْهَقِيّ
- Imam al-Bayhaqi
- Kategori
- Koleksi Sunan besar.
- Sangat penting dalam kajian:
- hadis;
- fikih;
- atsar;
- pendapat ulama;
- metodologi mazhab Syafi‘i.
17. Sunan an-Nasa’i al-Kubra
- السُّنَن الْكُبْرَى النَّسَائي
- Merupakan koleksi besar Imam an-Nasa’i.
- Kategori
- Sunan / koleksi hadis primer.
- Sangat berguna untuk memperluas pencarian sanad dan redaksi hadis.
V. KELOMPOK C — KITAB TEMATIK
18. Al-Adab Al-Mufrad
- الأدب المفرد
- Imam al-Bukhari
- Tema
- Akhlak dan hubungan sosial.
- Membahas:
- berbakti kepada orang tua;
- silaturahmi;
- tetangga;
- kasih sayang;
- akhlak;
- hubungan sosial.
- Tema
- Kategori
- Kitab hadis tematik.
- Catatan
- Tidak sama dengan Sahih al-Bukhari.
- Status hadisnya tetap harus diperiksa.
19. Ash-Shama’il al-Muhammadiyah
- الشمائل المحمدية
- Imam at-Tirmidzi
- Tema
- Kepribadian Rasulullah ﷺ.
- Membahas:
- fisik Nabi ﷺ;
- pakaian;
- makanan;
- akhlak;
- ibadah;
- kebiasaan;
- kehidupan Rasulullah ﷺ.
- Tema
- Kategori
- Kitab hadis tematik/syamā’il.
VI. KELOMPOK D — KITAB HADIS PILIHAN DAN KOMPILASI
20. Al-Arba‘un an-Nawawiyyah
- الأربعون النووية
- Imam an-Nawawi
- Kategori
- Kompilasi hadis pilihan.
- Tujuannya adalah mengumpulkan hadis-hadis yang mewakili prinsip penting agama.
- Fungsi
- Sangat baik untuk pendidikan dasar hadis.
- Untuk penelitian akademik, hadisnya sebaiknya ditelusuri ke sumber primer.
21. Riyad as-Salihin
- رياض الصالحين
- Imam an-Nawawi
- Kategori
- Kompilasi hadis tematik dan pendidikan akhlak.
- Tema:
- ikhlas;
- taubat;
- sabar;
- takwa;
- zikir;
- akhlak;
- amal saleh;
- kematian;
- akhirat.
- Sangat baik untuk pengajaran dan pembinaan umat.
22. Mishkat al-Masabih
- مشكاة المصابيح
- Kategori
- Kompilasi hadis tematik.
- Hadis disusun berdasarkan tema sehingga mudah dipelajari.
- Untuk penelitian, hadisnya perlu dikembalikan ke sumber asal.
23. Bulugh al-Maram
- بلوغ المرام
- Ibn Hajar al-‘Asqalani
- Kategori
- Kompilasi hadis fikih.
- Fokus utamanya adalah hadis-hadis yang menjadi dalil hukum.
24. Al-Arba‘inat
- الأربعينات
- Kategori
- Kumpulan hadis pilihan bertema.
- Tradisi arba‘inat sangat luas dalam sejarah Islam.
- Tidak semua karya empat puluh hadis memiliki metode seleksi yang sama.
25. Hisn al-Muslim
- حصن المسلم
- Kategori
- Kompilasi doa dan zikir berbasis hadis.
- Sangat praktis untuk penggunaan sehari-hari.
- Namun untuk penelitian ilmiah, sumber hadis asli tetap harus diperiksa.
26. Kitab Keutamaan Surat dan Ayat
- فضائل الآيات والسور
- Kategori
- Kompilasi hadis fadhā’il al-Qur’an.
- Membahas keutamaan:
- surat;
- ayat;
- zikir;
- bacaan Al-Qur’an.
- Kategori ini memerlukan kehati-hatian karena terdapat riwayat dengan kualitas yang beragam.
VII. TABEL PENGGOLONGAN
| Kelompok | Kitab | Jenis |
|---|---|---|
| Utama | Sahih al-Bukhari | Sahih |
| Utama | Sahih Muslim | Sahih |
| Kutub as-Sittah | Abu Dawud | Sunan |
| Kutub as-Sittah | Tirmidzi | Jami‘ |
| Kutub as-Sittah | Nasa’i | Sunan |
| Kutub as-Sittah | Ibn Majah | Sunan |
| Klasik awal | Muwatta’ Malik | Hadis + atsar + fikih |
| Klasik utama | Musnad Ahmad | Musnad |
| Klasik awal | Sunan ad-Darimi | Sunan |
| Primer tambahan | Ibn Khuzaymah | Sahih |
| Primer tambahan | Ibn Hibban | Sahih |
| Primer tambahan | Mustadrak al-Hakim | Mustadrak |
| Primer tambahan | Abd ar-Razzaq | Musannaf |
| Primer tambahan | Ibn Abi Shaybah | Musannaf |
| Primer tambahan | Daraqutni | Sunan |
| Primer tambahan | Bayhaqi | Sunan Kubra |
| Primer tambahan | Nasa’i al-Kubra | Sunan |
| Tematik | Al-Adab al-Mufrad | Adab |
| Tematik | Ash-Shama’il | Syama’il |
| Seleksi | 40 Hadis Nawawi | Hadis pilihan |
| Seleksi | Riyad as-Salihin | Hadis tematik |
| Seleksi | Mishkat al-Masabih | Kompilasi |
| Seleksi | Bulugh al-Maram | Hadis fikih |
| Seleksi | Al-Arba‘inat | Hadis pilihan |
| Seleksi doa | Hisn al-Muslim | Doa dan zikir |
| Tematik | Fadha’il al-Qur’an | Keutamaan ayat/surat |
VIII. PENGGOLONGAN BERDASARKAN METODE PENYUSUNAN
- Selain berdasarkan kedudukan, kitab hadis juga dapat dikelompokkan berdasarkan metode penyusunannya.
Sahih
- Contoh:
- Sahih al-Bukhari
- Sahih Muslim
- Sahih Ibn Khuzaymah
- Sahih Ibn Hibban
- Tujuan utamanya adalah menghimpun hadis yang memenuhi kriteria kesahihan menurut metodologi masing-masing penyusun.
Sunan
- Contoh:
- Sunan Abi Dawud
- Sunan at-Tirmidzi
- Sunan an-Nasa’i
- Sunan Ibn Majah
- Sunan ad-Darimi
- Sunan ad-Daraqutni
- Sunan biasanya disusun berdasarkan bab fikih atau tema hukum.
Musnad
- Contoh utama:
- Musnad Ahmad
- Hadis disusun berdasarkan nama sahabat perawi.
Musannaf
- Contoh:
- Musannaf ‘Abd ar-Razzaq
- Musannaf Ibn Abi Shaybah
- Biasanya berisi hadis Nabi ﷺ sekaligus atsar sahabat dan tabi’in, disusun berdasarkan tema/bab.
Mustadrak
- Contoh:
- Mustadrak al-Hakim
- Disusun untuk menghimpun riwayat yang dianggap memenuhi kriteria tertentu tetapi tidak dimasukkan dalam kitab tertentu sebelumnya.
Jami‘
- Contoh:
- Jami‘ at-Tirmidhi
- Mencakup berbagai tema keagamaan, tidak terbatas pada fikih.
Tematik
- Contoh:
- Al-Adab al-Mufrad
- Ash-Shama’il al-Muhammadiyah
- Fokus pada tema tertentu.
- Kompilasi/seleksi
- Contoh:
- Riyad as-Salihin
- Al-Arba‘un an-Nawawiyyah
- Mishkat al-Masabih
- Bulugh al-Maram
- Contoh:
- Kitab-kitab ini memilih hadis dari berbagai sumber untuk tujuan pendidikan atau tema tertentu.
IX. YANG PALING PENTING: KITAB ≠ DERAJAT HADIS
Ini merupakan prinsip yang sangat penting dalam membaca literatur hadis.
Ada tiga hal yang harus dipisahkan:
- Pertama: sumber hadis.
- Di mana hadis tersebut ditemukan?
- Kedua: jenis kitab.
- Apakah kitab tersebut Sahih, Sunan, Musnad, Musannaf, Mustadrak, atau kompilasi?
- Ketiga: derajat hadis.
- Apakah hadis tersebut:
- sahih,
- hasan,
- dhaif,
- Apakah hadis tersebut:
- atau memiliki penilaian lain?
- Jangan mencampurkan ketiganya.
X. PENGGOLONGAN DERAJAT HADIS
- Secara umum, hadis yang diterima dalam pembahasan ilmu hadis dapat dijelaskan sebagai:
- Hadis Sahih
- Hadis yang memenuhi persyaratan kesahihan sanad dan matan menurut kaidah ilmu hadis.
Secara umum mencakup:
- sanad bersambung;
- perawi memiliki integritas (‘adalah);
- perawi memiliki ketelitian (dhabt);
- tidak terdapat syudzudz;
- tidak terdapat ‘illah yang merusak.
- Hadis Hasan
- Hadis yang memenuhi prinsip penerimaan hadis tetapi tingkat ketelitian perawinya berada di bawah hadis sahih.
- Hadis Dhaif
- Hadis yang tidak memenuhi persyaratan hadis sahih atau hasan.
- Hadis Maudhu‘
- Hadis palsu atau riwayat yang dinisbatkan kepada Nabi ﷺ padahal tidak benar berasal dari beliau.
- Karena itu, hadis dhaif dan hadis maudhu‘ tidak boleh diperlakukan sama dengan hadis sahih.
XI. KETIKA MENELITI HADIS TENTANG KEMATIAN DAN BARZAKH
- Untuk tema seperti:
- “Apakah orang mati mendengar?”
- “Apakah ada azab kubur?”
- “Apa yang terjadi setelah ruh berpisah dari jasad?”
- “Apakah ruh dapat kembali ke dunia?”
- “Bagaimana manusia dibangkitkan?”
metode terbaik adalah:
Al-Qur’an
↓
Sahih al-Bukhari
↓
Sahih Muslim
↓
Kutub as-Sittah lainnya
↓
Muwatta’, Musnad Ahmad, Darimi
↓
Musannaf, Mustadrak, Sunan Kubra, dan koleksi lainnya
↓
Syarah ulama
↓
Analisis seluruh jalur dan matan
Dengan metode ini, kita tidak terjebak pada satu hadis yang dipotong dari keseluruhan dalil.
XII. KESIMPULAN
- Khazanah hadis dapat dipetakan secara sederhana:
SUMBER UTAMA
- Sahih al-Bukhari
- Sahih Muslim
- Sunan Abu Dawud
- Jami‘ at-Tirmidzi
- Sunan an-Nasa’i
- Sunan Ibn Majah
KOLEKSI HADIS KLASIK PENTING
- Muwatta’ Malik
- Musnad Ahmad
- Sunan ad-Darimi
KOLEKSI PRIMER TAMBAHAN
- Ibn Khuzaymah
- Ibn Hibban
- Mustadrak al-Hakim
- Musannaf Abd ar-Razzaq
- Musannaf Ibn Abi Shaybah
- Daraqutni
- Bayhaqi
- Nasa’i al-Kubra
KITAB TEMATIK
- Al-Adab al-Mufrad
- Ash-Shama’il al-Muhammadiyah
KITAB SELEKSI/KOMPILASI
- Al-Arba‘un an-Nawawiyyah
- Riyad as-Salihin
- Mishkat al-Masabih
- Bulugh al-Maram
- Al-Arba‘inat
- Hisn al-Muslim
- Kompilasi Fadha’il al-Qur’an
Kesimpulan terpentingnya adalah:
- Jangan menilai hadis hanya berdasarkan nama kitab tempat hadis itu ditemukan. Nilailah hadis berdasarkan sanad, matan, jalur periwayatan, dan penjelasan para ahli hadis.
- Dan untuk perkara kematian, barzakh, nikmat kubur, azab kubur, ruh, kebangkitan, dan akhirat, kehati-hatian harus lebih tinggi karena semuanya termasuk perkara gaib.
- Yang memiliki dalil sahih kita imani. Yang dijelaskan ulama kita pelajari. Yang tidak memiliki dasar yang kuat tidak kita pastikan sebagai bagian dari agama.
Wallāhu a‘lam bish-shawāb.










Leave a Reply