MAB

MAB (MASJID AL-FALAH BENHIL) JAKARTA. Ilmu, Ibadah, dan Amal: untuk Semua Generasi dan Semua Kalangan

Doa Harian Saat di Masjid

Setiap kali berada di masjid, suasana keheningan dan ketenangan mengundang hati untuk lebih dekat dengan Tuhan. Kehadiran kita di masjid seakan menjadi kesempatan untuk menyucikan jiwa dan memperbaharui niat dalam setiap langkah. Di tempat yang penuh berkah ini, kita disadarkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah yang khusyuk, baik itu shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, atau sekadar merenung. Keindahan masjid tidak hanya terletak pada arsitektur fisiknya, tetapi juga pada kekhususan waktu yang dihabiskan untuk beribadah dan berdoa.

Masjid, sebagai rumah Allah, selalu memberikan ketenangan batin yang mendalam. Setiap waktu yang dihabiskan di dalamnya terasa penuh makna, memungkinkan setiap individu untuk merenung tentang perjalanan hidupnya. Dengan menjalani rutinitas doa harian di masjid, hati menjadi lebih tenang, dan pikiran pun lebih fokus. Hal ini menjadikan masjid sebagai tempat yang ideal untuk memperbaiki diri, menyucikan hati, serta menguatkan iman melalui interaksi langsung dengan Sang Pencipta.

Doa Harian Saat Si Masjid

Doa Sebelum Wudhu

  • بِاسْمِ اللهِ
  • Bismillahi
  • Artinya: “Dengan menyebut nama Allah.” (HR Tirmidzi, Abu Dawud, & Ibnu Majah)

Doa Setelah Wudhu

  • أَشْهَدُ أَنْ لا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
  • Asyhadu an laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syariika lahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasuuluhu Allahummaj ‘alnii mina attawwaabiina waj’alnii minal mutathohhiriina
  •  “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang patut untuk disembah selain Allah dan tiada sekutu bagi-Nya. Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba sekaligus rasul-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikan pula aku termasuk golongan orang-orang yang menyucikan diri.” (HR Muslim & Tirmidzi, dari Uqbah bin Amir & Umar bin Khaththab)

Doa Setelah Adzan

  • اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ، حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ
  • Latin: Allahumma rabba hadzihi ad-da’wati at-taammati wash sholaatil qaa’imati aati muhammadan al-wasiilata wal fadhiilata wab’atshu maqaaman mahmuudan alladzi wa’adtah
  • Artinya: “Ya Allah, pemilik seruan yang sempurna ini, dan shalat yang akan didirikan, berilah Muhammad wasilah dan keutamaan, dan bangkitkan untuknya kedudukan terpuji yang Engkau janjikan.” (HR Bukhari, dari Jabir bin Abdullah)

Doa Setelah Iqamah

  • أَقَامَهَا اللَّهُ وَأَدَامَهَا مَا دَامَتِ السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ
  • Latin: Aqaamahallaahu wa adaamahaa maa daamatis samaawaatu wal ardhu
  • Artinya: “Semoga Allah menegakkan dan mengekalkan shalat selama masih ada langit dan bumi.”

Doa Pergi ke Masjid

  • اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُوْرًا وَفِيْ لِسَانِي نُوْرًا وَفِي سَمْعِيْ نُوْرًا وَفِي بَصَرِي نُوْرًا وَمِنْ فَوْقِي نُوْرًا وَمِنْ تَحْتِي نُوْرًا وَعَنْ يَمِيْنِي نُوْرًا وَعَنْ شِمَالِي نُوْرًا وَمِنْ أَمَامِيْ نُوْرًا وَمِنْ خَلْفِيْ نُورًا وَاجْعَلْ لِي فِي نَفْسِي وَأَعْظِمْ لِي نُوْرًا وَعَظِّمْ لِي نُوْرًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا وَاجْعَلْنِي نُورًا اللَّهُمَّ أَعْطِنِي نُورًا وَاجْعَلْ فِي عَصَبِيْ نُوْرًا وَ فِي لَحْمِي نُوْرًا وَفِي دَمِيْ نُوْرًا وَفِي شَعْرِيْ نُورًا وَفِي بَشَرِيْ نُورًا.
  • Latin: Allahummaj’al fii qalbii nuuran wa fii lisaanii nuuran wa fii sam’ii nuuran wa fii basharii nuuran wa min fawqii nuuran wa min tahtii nuuran wa ‘an yamiinii nuuran wa ‘an syimaalii nuuran wa min amaamii nuuran wa min khalfii nuuran waj’al lii fii nafsii wa a’dzim lii nuuran wa ‘adzdzim lii nuuran waj’al lii nuuran waj’alnii nuuran. Allahumma a’thinii nuuran waj’al fii ‘ashabii nuuranwa fii lahmii nuuranwa fii damii nuuranwa fii sya’rii nuuran wa fii basyarii nuuran
  •  “Ya Allah, ciptakanlah cahaya di hatiku, cahaya di lidahku, cahaya di pendengaranku, cahaya di penglihatanku, cahaya dari atasku, cahaya dari bawahku, cahaya di sebelah kananku, cahaya di sebelah kiriku, cahaya dari depanku, dan cahaya dari belakangku. Ciptakanlah cahaya dalam diriku, perbesarlah cahaya untukku, agungkanlah cahaya untukku, berilah cahaya untukku, dan jadikanlah aku sebagai cahaya. Ya Allah, berilah cahaya kepadaku, ciptakan cahaya pada urat sarafku, cahaya dalam dagingku, cahaya dalam darahku, cahaya di rambutku, dan cahaya di kulitku.” (HR Bukhari dan Muslim, dari Abdullah bin Abbas)

Doa Masuk Masjid

  • أَعُوذُ بِاللهِ الْعَظِيمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّحِيْمِ. بسْمِ اللهِ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ.
  • Latin: A’uudzu billahil ‘adziimi wa bi wajhihi al-kariimi wa sulthaanihi al-qadiimi minasy syaithaani arrajiim. Bismillah wassalaamu ‘ala rasuulillahi Allahummaghfir lii dzunuubii waftah lii abwaaba rahmatika
  • Artinya: “Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung, dengan wajah- Nya Yang Mulia dan kekuasaan-Nya yang abadi, dari setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Swt., dan semoga keselamatan terlimpahkan atas Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.” (HR Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Majah, & Thabrani)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *