Masjid Al-Falah yang terletak di kawasan strategis Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan yang aktif, termasuk dengan adanya kegiatan Madrasah Qur’an (MQ) dan berbagai kajian rutin. Masjid ini menjadi tempat berkumpulnya anak-anak, remaja, hingga masyarakat dewasa dari berbagai latar belakang, yang memiliki minat kuat dalam mendalami ajaran Islam secara benar dan ilmiah. Namun, sampai saat ini belum tersedia fasilitas literasi Islam yang terstruktur dan memadai untuk menunjang kebutuhan belajar dan riset umat.
Melihat kebutuhan tersebut, pengurus Masjid Al-Falah berinisiatif merencanakan akan membentuk sebuah perpustakaan Islam terpadu bernama MAB Library (Masjid Al-Falah Benhil Library), yang terdiri dari perpustakaan fisik (onsite) dan perpustakaan digital. Perpustakaan ini diharapkan menjadi pusat literasi Islam yang dapat mendukung program pendidikan MQ, kegiatan remaja masjid, pembinaan orang tua, serta memperkaya ilmu para jamaah masjid dengan koleksi buku dan layanan keilmuan yang terpercaya.
Perpustakaan MAB Library
MAB Library dirancang sebagai perpustakaan Islam modern yang berfungsi sebagai pusat ilmu, kajian, dan pembelajaran sepanjang hayat. Perpustakaan ini akan menyediakan koleksi buku Islam dari berbagai bidang, termasuk tafsir, hadits, fikih, sejarah Islam, sirah Nabi, dan pendidikan anak. Di samping koleksi fisik, MAB Library juga akan mengembangkan koleksi digital dalam bentuk e-book, jurnal, serta media audio-visual untuk mendukung pembelajaran lintas usia.
Sebagai bagian dari fasilitas dakwah dan pendidikan, MAB Library juga akan mengintegrasikan kurikulum literasi Islam dengan program madrasah Qur’an (MQ) yang saat ini sudah memiliki sekitar 200 murid aktif. Perpustakaan ini akan mendukung kebutuhan belajar murid, menjadi tempat baca santai untuk orang tua mereka, serta menyediakan ruang kajian dan diskusi bagi remaja masjid. Dengan pendekatan ini, MAB Library akan menjadi sarana penguatan akidah, pemahaman Islam yang benar, serta basis peradaban literasi di lingkungan sekitar masjid.
Selain itu, perpustakaan ini juga diarahkan menjadi tempat belajar umum bagi jamaah masjid yang datang dari berbagai kalangan. Diharapkan, melalui akses yang mudah terhadap literatur Islam yang otentik, jamaah dapat memperdalam wawasan keagamaan secara mandiri maupun bersama keluarga, dengan tetap merujuk pada manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
Sasaran Pengguna MAB Library
Perpustakaan ini menyasar berbagai kalangan yang menjadi bagian dari kehidupan masjid, antara lain:
- Murid Madrasah Qur’an (MQ) sebanyak ±200 murid dari jenjang TK, SD hingga SMP.
- Orang tua murid, yang sering menunggu anaknya belajar dan dapat memanfaatkan waktu untuk membaca buku keislaman.
- Remaja masjid, yang perlu dibina dan difasilitasi dengan literatur Islam sesuai usia dan tantangan zaman.
- Jamaah umum, baik yang tinggal di sekitar masjid maupun yang berasal dari perkantoran kawasan Benhil.
Jenis Perpustakaan: Onsite dan Digital
MAB Library terdiri dari dua bentuk layanan utama:
- Perpustakaan Onsite (Fisik):
Menyediakan ruang baca yang nyaman dan representatif di area Masjid Al-Falah, dengan koleksi buku cetak dalam berbagai kategori: aqidah, fiqih, sejarah, pendidikan anak, buku anak, dan kitab-kitab klasik. Tersedia juga fasilitas komputer katalog, pencatatan peminjaman, serta kursi baca dan area santai. - Perpustakaan Digital (Digital Islamic Library):
Memungkinkan akses literatur Islam secara daring melalui website dan aplikasi. Fitur mencakup e-book, jurnal, katalog kitab digital, video kajian, audiobook, dan kamus Arab-Indonesia. Sistem ini akan memungkinkan umat mengakses ilmu Islam kapan saja dan dari mana saja.
Pelayanan Perpustakaan
MAB Library akan mengembangkan layanan sirkulasi yang memungkinkan murid, remaja, orang tua, dan jamaah untuk meminjam buku dengan sistem keanggotaan. Setiap anggota akan mendapatkan kartu pustaka atau QR code untuk mengakses dan mencatat transaksi peminjaman maupun pengembalian. Buku yang sering dipinjam akan dievaluasi untuk penambahan jumlah eksemplar.
Selain itu, perpustakaan menyediakan layanan referensi dan konsultasi ilmiah, di mana jamaah dapat menanyakan rujukan kitab atau konsultasi fikih ringan kepada petugas. Petugas akan dilatih untuk membantu pencarian kitab, menjelaskan isi ringkas, dan merujuk ke sumber keilmuan terpercaya.
Ada pula layanan kegiatan literasi seperti: membaca bersama anak, kajian kitab bulanan, bedah buku, hingga pelatihan menulis Islami. Kegiatan ini terbuka untuk semua usia dan diadakan secara rutin di area ruang perpustakaan atau aula masjid.
Untuk mendukung era digital, perpustakaan juga menyediakan layanan peminjaman e-book dan akses konten online, yang bisa diakses melalui situs resmi MAB Library. Sistem login berbasis anggota akan menjamin keamanan data dan kenyamanan membaca dari perangkat pribadi.
Kerja Sama dengan Perpustakaan Nasional
Dalam rangka memperkuat kualitas dan aksesibilitas, MAB Library direncanakan akan menjalin kerja sama dengan Perpustakaan Nasional RI sebagai perpustkaan asuh untuk:
- Registrasi sebagai perpustakaan komunitas keagamaan resmi.
- Pengadaan buku melalui program hibah dan donasi dari Perpusnas.
- Pelatihan bagi pengelola perpustakaan MAB dalam manajemen pustaka dan katalogisasi.
- Kolaborasi digital melalui program e-Library Nasional untuk koleksi digital keislaman.
Kerja sama ini akan memperluas jangkauan MAB Library ke tingkat nasional, memperkuat legalitas, serta meningkatkan profesionalitas dalam pengelolaan literasi Islam.
Penutup
Pendirian MAB Library Masjid Al-Falah Benhil merupakan langkah strategis dalam mewujudkan masjid sebagai pusat ilmu, bukan sekadar tempat ibadah ritual. Melalui perpustakaan onsite dan digital, Masjid Al-Falah akan menjadi pelopor dalam menciptakan masyarakat berwawasan Islam yang luas, moderat, dan berbasis ilmu. Dukungan dari takmir, jamaah, dan pihak eksternal sangat diperlukan agar perpustakaan ini bisa berdiri dengan baik dan berkembang secara berkelanjutan. Semoga Allah memberkahi langkah ini dan menjadikannya sebagai amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat.














Leave a Reply