MAB

MAB (MASJID AL-FALAH BENHIL) JAKARTA. Ilmu, Ibadah, dan Amal: untuk Semua Generasi dan Semua Kalangan

Larangan Allah dalam Al-Qur’an, Panduan Sikap Umat dalam Menjaga Iman dan Akhlak

Larangan Allah dalam Al-Qur’an, Panduan Sikap Umat dalam Menjaga Iman dan Akhlak

Al-Qur’an memuat banyak larangan yang berfungsi menjaga akidah, akhlak, dan tatanan hidup manusia. Larangan ini tersebar di berbagai surah dengan redaksi yang beragam, baik secara langsung maupun makna. Artikel ini membahas larangan Allah dalam Al-Qur’an secara tematik, sikap umat yang seharusnya dibangun, serta menyajikan tabel ringkas larangan utama beserta rujukan ayat. Tujuannya agar umat memahami bahwa larangan Allah bukan pembatas, melainkan perlindungan bagi kehidupan manusia.

Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk hidup yang membimbing manusia menuju kebaikan dan keselamatan. Di dalamnya terdapat perintah dan larangan yang saling melengkapi. Larangan Allah berfungsi mencegah kerusakan akidah, moral, dan hubungan sosial manusia.

Dalam praktik kehidupan, banyak larangan Al-Qur’an dipahami sebatas dosa besar tertentu. Padahal larangan Allah mencakup hal yang lebih luas, mulai dari syirik, kezaliman, kerusakan sosial, hingga sikap hati seperti sombong dan putus asa. Ketidaktahuan ini membuat sebagian umat meremehkan larangan yang tampak kecil tetapi berdampak besar

Pemetaan larangan Allah secara ringkas dan sistematis menjadi penting. Dengan memahami larangan Al-Qur’an berdasarkan surah dan tema, umat dapat lebih waspada dalam bersikap dan menjadikan Al-Qur’an sebagai rambu kehidupan sehari-hari.

Ayat larangan dalam Al-Qur’an, disajikan per surah secara tematik.

Tidak setiap surah memuat kata “jangan” secara eksplisit. Banyak larangan hadir dalam bentuk makna, ancaman, atau peringatan keras.

AL-FATIHAH

  • Larangan mengikuti jalan orang yang dimurkai dan sesat. QS Al-Fatihah 7

AL-BAQARAH

  • Jangan menyekutukan Allah. QS 22
  • Jangan membunuh tanpa hak. QS 178
  • Jangan memakan harta haram dan riba. QS 188, 275
  • Jangan melanggar hukum Allah. QS 229

ALI IMRAN

  • Jangan mati kecuali dalam Islam. QS 102
  • Jangan berselisih dan bercerai-berai. QS 103
  • Jangan mengikuti orang kafir. QS 149

AN-NISA

  • Jangan menyekutukan Allah. QS 36
  • Jangan memakan harta anak yatim. QS 10
  • Jangan mendekati zina. QS 16
  • Jangan berbuat zalim. QS 29

AL-MAIDAH

  • Jangan melanggar syiar Allah. QS 2
  • Jangan memakan yang haram. QS 3
  • Jangan berlaku tidak adil karena kebencian. QS 8

AL-AN’AM

  • Jangan menyekutukan Allah. QS 151
  • Jangan membunuh anak. QS 151
  • Jangan mendekati perbuatan keji. QS 151

AL-A’RAF

  • Jangan sombong. QS 13
  • Jangan merusak bumi. QS 56
  • Jangan mengikuti langkah setan. QS 27

AL-ANFAL

  • Jangan berkhianat. QS 27
  • Jangan lari dari medan perang. QS 15

AT-TAUBAH

  • Jangan mengambil orang kafir sebagai pemimpin. QS 23
  • Jangan malas berjihad di jalan Allah. QS 38

YUNUS

  • Jangan ragu terhadap kebenaran. QS 94
  • Jangan termasuk orang lalai. QS 92

HUD

  • Jangan condong pada kezaliman. QS 113

YUSUF

  • Jangan berputus asa dari rahmat Allah. QS 87

AR-RA’D

  • Jangan melanggar janji Allah. QS 25

AN-NAHL

  • Jangan berkata dusta atas nama Allah. QS 116
  • Jangan kufur nikmat. QS 112

AL-ISRA

  • Jangan menyekutukan Allah. QS 22
  • Jangan durhaka pada orang tua. QS 23
  • Jangan mendekati zina. QS 32
  • Jangan boros dan kikir. QS 26–29

AL-KAHFI

  • Jangan mengikuti hawa nafsu. QS 28

MARYAM

  • Jangan menyekutukan Allah. QS 36

THAHA

  • Jangan berpaling dari Al-Qur’an. QS 124

AL-HAJJ

  • Jangan menyekutukan Allah. QS 31

AL-MU’MINUN

  • Jangan melakukan zina. QS 5–7

AN-NUR

  • Jangan mendekati zina. QS 2
  • Jangan menyebar tuduhan zina. QS 4
  • Jangan masuk rumah tanpa izin. QS 27

AL-FURQAN

  • Jangan menyekutukan Allah. QS 68
  • Jangan membunuh tanpa hak. QS 68
  • Jangan berzina. QS 68

AL-QASHASH

  • Jangan sombong di bumi. QS 83

AL-ANKABUT

  • Jangan berbuat syirik. QS 13

LUQMAN

  • Jangan menyekutukan Allah. QS 13
  • Jangan sombong. QS 18

AL-AHZAB

  • Jangan menyakiti Nabi. QS 53
  • Jangan menyerupai jahiliah. QS 33

AZ-ZUMAR

  • Jangan berputus asa dari rahmat Allah. QS 53

AL-HUJURAT

  • Jangan mengejek. QS 11
  • Jangan berprasangka buruk. QS 12
  • Jangan menggunjing. QS 12

AL-HADID

  • Jangan lalai dari mengingat Allah. QS 16

AL-HASYR

  • Jangan melanggar perintah Rasul. QS 7

AL-MUMTAHANAH

  • Jangan menjadikan musuh Allah sebagai teman setia. QS 1

AL-JUMU’AH

  • Jangan meninggalkan salat Jumat karena jual beli. QS 9

AL-MUNAFIQUN

  • Jangan lalai karena harta dan anak. QS 9

AT-TAGHABUN

  • Jangan tertipu dunia. QS 7

AT-TAHRIM

  • Jangan mengharamkan yang Allah halalkan. QS 1

AL-MA’UN

  • Jangan mengabaikan anak yatim dan orang miskin. QS 1–3

AL-HUMAZAH

  • Jangan mencela dan mengumpat. QS 1

AT-TAKATSUR

  • Jangan terlena oleh harta. QS 1

AL-ASHR

  • Jangan menyia-nyiakan waktu. QS 1–3

TABEL RINGKAS LARANGAN ALLAH DALAM AL-QUR’AN

No | Larangan Utama | Surah | Ayat
1 | Syirik | An-Nisa | 36
2 | Membunuh tanpa hak | Al-Isra | 33
3 | Zina | Al-Isra | 32
4 | Memakan harta haram | Al-Baqarah | 188
5 | Riba | Al-Baqarah | 275
6 | Durhaka pada orang tua | Al-Isra | 23
7 | Curang dalam timbangan | Al-Muthaffifin | 1–3
8 | Merusak bumi | Al-A’raf | 56
9 | Sombong | Luqman | 18
10 | Putus asa dari rahmat Allah | Az-Zumar | 53
11 | Ghibah | Al-Hujurat | 12
12 | Prasangka buruk | Al-Hujurat | 12
13 | Menghina orang lain | Al-Hujurat | 11
14 | Boros | Al-Isra | 26–27
15 | Mengikuti hawa nafsu | Al-Jatsiyah | 23
16 | Menyebar fitnah | An-Nur | 15
17 | Berkhianat | Al-Anfal | 27
18 | Lalai dari zikir | Al-Hadid | 16
19 | Mengharamkan yang halal | At-Tahrim | 1
20 | Melalaikan salat karena dunia | Al-Jumu’ah | 9

SIKAP UMAT SEHARUSNYA

  • Umat seharusnya memandang larangan Allah sebagai bentuk kasih sayang. Setiap larangan bertujuan melindungi iman, jiwa, harta, akal, dan kehormatan manusia. Kesadaran ini akan melahirkan ketaatan yang lahir dari pemahaman, bukan ketakutan semata.
  • Umat perlu berhati-hati dalam perkara yang dilarang, meskipun terlihat sepele. Ghibah, prasangka buruk, dan kesombongan adalah contoh larangan yang sering dianggap ringan, padahal dampaknya merusak hubungan sosial dan hati.
  • Umat juga perlu menjadikan larangan Allah sebagai standar moral dalam kehidupan pribadi dan sosial. Keputusan ekonomi, politik, dan keluarga seharusnya tidak melanggar nilai larangan Al-Qur’an.
  • Umat dianjurkan saling menasihati dengan cara yang baik. Mengingatkan larangan Allah adalah bentuk kepedulian, bukan penghakiman. Sikap ini menjaga masyarakat tetap berada di jalan yang diridhai Allah.

DAFTAR PUSTAKA

  • Al-Qur’an al-Karim.
    Departemen Agama Republik Indonesia. Al-Qur’an dan Terjemahannya.
    Ibnu Katsir. Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim.
    Al-Qurthubi. Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *