MAB

MAB (MASJID AL-FALAH BENHIL) JAKARTA. Ilmu, Ibadah, dan Amal: untuk Semua Generasi dan Semua Kalangan

Pembagian Tata Bahasa Arab

Pembagian Tata Bahasa Arab (تقسيم النحو العربي)

Tata bahasa Arab atau an-naḥwu al-‘Arabī merupakan sistem yang mengatur struktur dan kaidah dalam bahasa Arab. Pembagian tata bahasa Arab secara umum mencakup dua cabang utama: Nahwu (النحو) dan Sharaf (الصرف). Nahwu membahas struktur kalimat, i‘rab (perubahan akhir kata), dan relasi antar unsur kalimat. Sementara itu, Sharaf menitikberatkan pada bentuk dan perubahan kata (morfologi). Selain itu, dalam studi tata bahasa Arab juga dikenal cabang-cabang lain seperti balāghah, imlā’, dan istinbāṭ. Pemahaman terhadap pembagian ini penting dalam mempelajari bahasa Arab secara sistematis dan mendalam.


Tata bahasa Arab adalah fondasi utama dalam memahami struktur dan makna kalimat dalam bahasa Arab. Sejak awal dikodifikasikan oleh ulama seperti Sibawaih pada abad ke-8 M, tata bahasa Arab berkembang menjadi suatu sistem ilmiah yang komprehensif. Sistem ini tidak hanya bertujuan membantu orang memahami Al-Qur’an dan Hadis, tetapi juga untuk mempertahankan keaslian bahasa Arab dari pengaruh luar pasca ekspansi Islam.

Secara garis besar, tata bahasa Arab dibagi menjadi dua cabang pokok, yaitu ilmu Nahwu dan ilmu Sharaf. Nahwu berkaitan dengan posisi kata dalam kalimat dan pengaruhnya terhadap harakat akhir kata (i‘rāb), sedangkan Sharaf berfokus pada bentuk-bentuk kata dan perubahan morfologisnya. Di samping dua cabang utama ini, terdapat pula disiplin pelengkap seperti balāghah (retorika), imlā’ (ejaan), dan istinbāṭ (analisis makna dan hukum). Pembagian ini membantu pelajar memahami bahasa Arab secara lebih mendalam dan fungsional.


Pembagian Utama Tata Bahasa Arab

No Cabang Nama Arab Fokus Kajian
1 Ilmu Nahwu علم النحو Struktur kalimat, i‘rāb, posisi kata
2 Ilmu Sharaf علم الصرف Bentuk kata, perubahan morfologi
3 Ilmu Balaghah علم البلاغة Keindahan bahasa, gaya retoris
4 Ilmu Imlā’ علم الإملاء Ejaan dan penulisan huruf
5 Ilmu Istinbāṭ علم الاستنباط Penarikan makna dan hukum dari teks

Contoh praktis dari pembagian tata bahasa Arab, terutama pada dua cabang utama: nahwu dan sharaf, serta tambahan contoh dari cabang lain:


1. Ilmu Nahwu (النحو) – Struktur Kalimat dan I‘rāb

Contoh kalimat:

ذهبَ الطالبُ إلى المدرسةِ
Dhahaba ath-thālibu ilā al-madrasah
(Artinya: “Murid itu pergi ke sekolah”)

Analisis Nahwu:

  • ذهبَ (Dhahaba): fi‘l māḍī (kata kerja lampau)

  • الطالبُ (ath-thālibu): fā‘il (subjek), marfū‘, tanda raf‘-nya ḍammah

  • إلى المدرسةِ (ilā al-madrasah): jar wa majrūr, menunjukkan tempat

👉 Nahwu menganalisis posisi dan harakat akhir kata dalam konteks kalimat.


2. Ilmu Sharaf (الصرف) – Bentuk dan Perubahan Kata

Contoh kata kerja:
كَتَبَ – يَكْتُبُ – كِتَابَةً – كَاتِب – مَكْتُوب

Bentuk Jenis Arti
كَتَبَ fi‘l māḍī telah menulis
يَكْتُبُ fi‘l muḍāri‘ sedang/akan menulis
كِتَابَةً maṣdar penulisan
كَاتِب ism fā‘il penulis
مَكْتُوب ism maf‘ūl yang ditulis

👉 Sharaf menjelaskan pola kata dan perubahan bentuk dari akar kata (misalnya: ك-ت-ب).


3. Ilmu Balaghah (البلاغة) – Keindahan dan Gaya Bahasa

Contoh:

الصبر مفتاح الفرج
Ash-ṣabru miftāḥ al-faraj
(Kesabaran adalah kunci dari kelapangan)

🔍 Ini contoh majaz (metafora): kesabaran dianalogikan sebagai “kunci”, menunjukkan gaya bahasa balaghah.


4. Ilmu Imlā’ (الإملاء) – Ejaan

Contoh perbedaan penulisan:

  • هذا (hādhā) bukan هاذا

  • رأيتُ (ra’aytu) bukan رايتُ

👉 Imlā’ mempelajari penulisan yang benar sesuai aturan ortografi Arab.


5. Ilmu Istinbāṭ (الاستنباط) – Penarikan Makna

Contoh: Dari ayat:

وأقيموا الصلاة (Dan dirikanlah salat)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *