MAB

MAB (MASJID AL-FALAH BENHIL) JAKARTA. Ilmu, Ibadah, dan Amal: untuk Semua Generasi dan Semua Kalangan

“Dok, kenapa sih harus ngurangin makanan cepat saji manis atau berminyak ?

TANYA

“Dok, kenapa sih remaja zaman sekarang harus banget ngurangin makanan cepat saji yang manis-manis atau berminyak banget? Padahal kan praktis dan enak, tapi bener nggak sih itu bisa bikin badan gampang capek, nggak sehat, atau malah jadi bikin susah fokus? Ada nggak tips biar kita bisa tetap makan enak tapi sehat juga?”

JAWABAN

Remaja perlu mengurangi makanan cepat saji yang tinggi gula dan lemak karena dampaknya sangat buruk bagi kesehatan. Makanan manis seperti soda atau dessert tinggi gula menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, diikuti dengan penurunan drastis (sugar crash), sehingga tubuh mudah lelah dan sulit fokus. Lemak jenuh dan trans dari makanan berminyak meningkatkan risiko obesitas, kolesterol tinggi, dan gangguan jantung sejak usia muda. Selain itu, pola makan seperti ini seringkali rendah serat, vitamin, dan mineral, yang penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan remaja. Jika kebiasaan ini terus berlanjut, risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, hipertensi, dan fatty liver meningkat.

Dalam Islam, makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga amanah menjaga tubuh agar tetap sehat. Allah berfirman: “Makanlah dari rezeki yang halal lagi baik yang telah diberikan Allah kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” (QS. Al-Maidah: 88)

Makanan cepat saji yang tidak sehat tidak termasuk dalam kategori thayyib (baik) karena dampaknya merusak tubuh. Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Tidaklah anak Adam memenuhi bejana yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan untuk menegakkan punggungnya. Jika ia harus melakukannya (makan lebih banyak), maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk napas.” (HR. Tirmidzi, no. 2380)

Makan berlebihan atau mengonsumsi makanan yang merusak kesehatan bertentangan dengan prinsip ini.


Tips Agar Tetap Makan Enak Tapi Sehat:

  1. Pilih Alternatif Sehat: Ganti makanan cepat saji dengan masakan rumahan yang praktis, seperti sandwich roti gandum, salad dengan ayam panggang, atau smoothie buah tanpa gula tambahan.
  2. Kurangi Gula Tambahan: Jika ingin makanan manis, pilih buah segar atau yogurt tanpa gula sebagai camilan.
  3. Gunakan Lemak Sehat: Pilih makanan yang dimasak dengan minyak zaitun atau alpukat daripada makanan yang digoreng dengan minyak berulang.
  4. Makan Secara Teratur: Jangan melewatkan makan utama agar tidak tergoda makanan cepat saji saat lapar.
  5. Berdoa dan Bersyukur: Sebelum makan, biasakan membaca bismillah dan memilih makanan yang halal dan baik.

Dengan pola makan sehat, remaja tidak hanya menjaga kesehatan fisik tetapi juga menjalankan amanah menjaga tubuh yang Allah titipkan, sehingga lebih produktif, fokus, dan bisa beribadah dengan optimal.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *