Adab di masjid menurut Al-Qur’an dan Sunah mencakup berbagai aspek yang mengajarkan kita untuk menjaga kesucian dan keharmonisan tempat ibadah. Di antaranya adalah menjaga kebersihan masjid, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an (At-Tawbah: 108), dan memasuki masjid dengan kaki kanan sesuai dengan hadits Rasulullah ﷺ. Disunnahkan pula untuk memberi salam kepada sesama jamaah dan melakukan shalat sunnah tahiyyat al-masjid sebagai penghormatan kepada tempat ibadah. Selain itu, kita juga diajarkan untuk menjaga ketenangan dengan tidak berbicara keras, menjaga suara, serta tidak melakukan aktivitas jual beli di dalam masjid, sesuai dengan larangan yang diajarkan Rasulullah ﷺ.
Selain itu, masjid merupakan tempat yang dianjurkan untuk berdzikir dan berdoa, sesuai dengan sabda Rasulullah ﷺ bahwa masjid adalah rumah Allah di bumi. Kita juga dianjurkan untuk berpakaian sopan dan rapi saat berada di masjid, serta tidak mengganggu orang yang sedang beribadah. Rasulullah ﷺ mengingatkan agar kita tidak meninggalkan masjid tanpa alasan yang sah dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu orang lain. Dengan mengikuti adab-adab ini, kita dapat menjaga kesucian masjid dan memperoleh keberkahan dari Allah SWT.
10 Adab Saat di Masjid berdasarkan Sunah dan Al-Qur’an
- Menjaga Kebersihan dan Kerapian
Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an (At-Tawbah: 108), masjid adalah tempat yang suci dan harus dijaga kebersihannya. Rasulullah ﷺ juga mengajarkan untuk menjaga kebersihan diri dan tempat ibadah, termasuk tidak membawa kotoran atau najis ke dalam masjid. - Memasuki Masjid dengan Kaki Kanan
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk memasuki masjid dengan kaki kanan terlebih dahulu. Hal ini menunjukkan penghormatan dan adab dalam memasuki rumah Allah. - Memberikan Salam
Saat memasuki masjid, disunnahkan untuk memberi salam kepada sesama jamaah dan kepada penghuni masjid (Al-Ahzab: 56). Hal ini menunjukkan sikap saling menghormati dan menjalin hubungan yang baik. - Melaksanakan Shalat Sunnah Tahiyyat al-Masjid
Setelah memasuki masjid, disunnahkan untuk melakukan shalat sunnah tahiyyat al-masjid dua rakaat, sebagai penghormatan kepada masjid. Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika seseorang masuk ke masjid, hendaklah dia shalat dua rakaat sebelum duduk” (HR. Bukhari dan Muslim). - Menjaga Suara dan Tidak Berbicara Keras
Di dalam masjid, disunnahkan untuk menjaga ketenangan dan tidak berbicara keras. Rasulullah ﷺ menegaskan pentingnya menjaga adab berbicara di masjid, karena tempat tersebut digunakan untuk ibadah dan dzikir. - Berdoa dan Berdzikir
Masjid adalah tempat yang sangat dianjurkan untuk berdzikir dan berdoa. Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya masjid adalah rumah-rumah Allah di bumi, dan siapa yang memasuki masjid, maka dia berada dalam perlindungan Allah” (HR. Ahmad). - Tidak Menjual atau Membeli di Masjid
Masjid bukan tempat untuk berdagang. Rasulullah ﷺ melarang aktivitas jual beli di masjid, sebagaimana dalam hadits, “Jika kamu melihat orang yang menjual atau membeli sesuatu di masjid, maka katakanlah, ‘Semoga Allah tidak memberikan keuntungan kepadamu'” (HR. Tirmidzi). - Tidak Meninggalkan Masjid Tanpa Alasan yang Diperbolehkan
Rasulullah ﷺ menekankan untuk tidak meninggalkan masjid tanpa alasan yang sah. Sebagaimana dalam hadits, “Barang siapa yang keluar dari masjid tanpa alasan yang sah, maka dia akan mendapatkan hukuman” (HR. Abu Dawood). - Berpakaian Sopan dan Rapi
Sebagaimana diatur dalam Islam, disunnahkan untuk berpakaian sopan dan rapi saat pergi ke masjid. Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk mengenakan pakaian yang bersih dan tidak mencolok agar tidak mengganggu kekhusyukan ibadah. - Tidak Mengganggu Orang yang Sedang Beribadah
Masjid adalah tempat untuk beribadah, jadi kita harus menghormati orang yang sedang shalat atau berdzikir. Jangan mengganggu mereka dengan berbicara atau melakukan aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian mereka dari ibadah.















Leave a Reply