Adab saat makan dalam Islam diajarkan dengan sangat jelas melalui Al-Qur’an dan Hadits, yang mengajarkan kita untuk makan dengan penuh rasa syukur dan adab. Pertama, sebelum makan, kita disunnahkan untuk membaca “Bismillah” untuk memulai makan dengan nama Allah, dan setelah makan, mengucapkan “Alhamdulillah” sebagai bentuk rasa syukur. Rasulullah ﷺ juga mengajarkan untuk makan dengan tangan kanan, tidak berlebihan, serta makan dari bagian makanan yang terdekat dengan kita. Beliau bersabda, “Makanlah dengan tangan kanan kalian” (HR. Muslim) dan “Makanlah dari apa yang ada di depanmu” (HR. Bukhari), yang menunjukkan pentingnya kesederhanaan dan penghormatan terhadap makanan.
Selain itu, Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk makan dengan duduk, menghindari makan secara berlebihan, dan tidak meninggalkan makanan yang jatuh, melainkan membersihkannya dan memakannya. Islam juga mendorong kita untuk berbagi makanan dengan orang lain, sebagai bentuk kepedulian sosial. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman, “Jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat-Ku kepadamu” (Ibrahim: 7), yang mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat makanan yang diberikan. Dengan mengikuti adab-adab ini, kita tidak hanya menjaga tata krama, tetapi juga meraih keberkahan dan pahala dari Allah SWT.
10 adab saat makan berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits:
- Membaca Bismillah
Sebelum makan, disunnahkan untuk membaca “Bismillah” (Dengan nama Allah) sebagai bentuk rasa syukur dan pengharapan berkah dari Allah. Rasulullah ﷺ bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian makan, maka hendaklah dia membaca Bismillah” (HR. Tirmidzi). - Makan dengan Tangan Kanan
Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk makan dengan tangan kanan, karena tangan kanan lebih mulia dan digunakan untuk hal-hal yang baik. Beliau bersabda, “Jika kalian makan, maka makanlah dengan tangan kanan kalian” (HR. Muslim). - Makan dengan Tiga Jari
Disunnahkan untuk makan dengan tiga jari, sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah ﷺ. Dalam sebuah hadits, beliau menyarankan, “Makanlah dengan tiga jari, dan jika selesai, bersihkan tangan kalian” (HR. Muslim). - Makan dari Makanan yang Terdekat
Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk makan dari bagian makanan yang terdekat dengan kita, bukan mencaplok dari bagian tengah atau jauh. Beliau bersabda, “Makanlah dari apa yang ada di depanmu” (HR. Bukhari). - Makan dengan Rasa Syukur
Al-Qur’an mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat makanan yang diberikan Allah. Dalam Surah Ibrahim (14:7), Allah berfirman, “Jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat-Ku kepadamu.” - Tidak Makan Secara Berlebihan
Islam mengajarkan untuk makan secukupnya dan tidak berlebihan. Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidak ada tempat yang lebih buruk bagi anak Adam daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suapan yang dapat menegakkan tulang punggungnya” (HR. Tirmidzi). - Makan dengan Duduk
Rasulullah ﷺ menganjurkan untuk makan dengan duduk, karena hal ini lebih sopan dan dapat mencegah makan secara berlebihan. Beliau bersabda, “Makanlah dengan duduk dan minumlah dengan duduk” (HR. Bukhari). - Tidak Meninggalkan Makanan yang Jatuh
Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk mengambil makanan yang jatuh dan membersihkannya sebelum memakannya. Beliau bersabda, “Jika salah seorang dari kalian menjatuhkan makanan, maka hendaklah dia membersihkannya dan tidak membiarkannya” (HR. Muslim). - Berbagi Makanan
Islam sangat menganjurkan berbagi makanan dengan orang lain. Rasulullah ﷺ bersabda, “Sampaikan makanan kepada orang yang membutuhkan, dan janganlah kalian makan sendiri” (HR. Bukhari). - Mengucapkan Alhamdulillah Setelah Makan
Setelah selesai makan, disunnahkan untuk mengucapkan “Alhamdulillah” sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan. Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika seseorang makan, hendaklah dia mengucapkan Alhamdulillah” (HR. Muslim).
Dengan mengikuti adab-adab makan yang diajarkan dalam Al-Qur’an dan Hadits, kita tidak hanya menjaga tata krama dan sopan santun, tetapi juga mengamalkan ajaran Islam yang membawa keberkahan dalam hidup. Makan dengan tangan kanan, membaca “Bismillah” sebelum makan, serta mengucapkan “Alhamdulillah” setelahnya, adalah bentuk rasa syukur kita atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Selain itu, tidak berlebihan dalam makan dan berbagi dengan sesama mencerminkan sikap sederhana dan peduli terhadap orang lain, yang merupakan nilai-nilai mulia dalam Islam.
Lebih dari itu, setiap adab yang kita amalkan saat makan juga menjadi sarana untuk meraih pahala. Rasulullah ﷺ mengajarkan kita untuk selalu menghormati makanan, tidak menyia-nyiakannya, dan menjaga kebersihan. Dengan melakukan hal-hal tersebut, kita tidak hanya mendapatkan manfaat duniawi, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperoleh keberkahan dalam setiap rezeki yang kita nikmati. Adab makan yang baik menjadi salah satu cara untuk meraih kebahagiaan dan kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat.














Leave a Reply