MAB

MAB (MASJID AL-FALAH BENHIL) JAKARTA. Ilmu, Ibadah, dan Amal: untuk Semua Generasi dan Semua Kalangan

Kegiatan Idul Adha Masjid Al-Falah Benhil 2025

Kegiatan Idul Adha Masjid Al-Falah Benhil 2025
Berbagi Kebahagiaan Meraih Kemuliaan dengan Ilmu dan Amal

Masjid Al-Falah Benhil di Jakarta Pusat kembali menyelenggarakan program Idul Adha 1446 H / 2025 M dengan tema besar “Berbagi Kebahagiaan Meraih Kemuliaan dengan Ilmu dan Amal”. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada ibadah qurban semata, tetapi juga mengangkat semangat edukasi dan sosial, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Panitia, dr. Widodo Judarwanto. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa tahun ini panitia ingin mengajak umat untuk memperluas makna pengorbanan: tidak hanya menyembelih hewan, tetapi juga membagikan ilmu, kebahagiaan dan ketulusan untuk sesama.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak sebelum hari raya, diawali dengan kajian dakwah Idul Adha yang mengangkat keteladanan Nabi Ibrahim dan Ismail AS. Kajian tersebut menghadirkan para dai pilihan dengan bahasa yang ringan dan menyentuh. Selain itu, dakwah kesehatan juga digelar, membahas pentingnya menjaga kebersihan hewan, penanganan daging yang aman, serta menjaga kebugaran tubuh saat Idul Adha. Salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme besar dari warga adalah pelatihan penyembelihan qurban sesuai syariat dan prinsip kesehatan. Peserta dari berbagai kalangan belajar langsung tentang cara menyembelih yang baik, mengelola daging, hingga mengurangi limbah.

Pada hari Jumat, 6 Juni 2025, Shalat Idul Adha akan dilaksanakan di pelataran utama Masjid Al-Falah. Ustadz Ahmad Nur, S.Q., S.Pd. akan menjadi imam, sementara khutbah akan disampaikan oleh Dr. H. Adyaksa Daud, M.Si., yang dikenal sebagai tokoh nasional yang menggabungkan ilmu, integritas, dan semangat dakwah. Seusai shalat, para jamaah akan disambut dengan sajian kopi hangat, teh, dan aneka jajanan khas sebagai bentuk syukur dan kebersamaan yang sederhana namun bermakna.

Kegiatan penyembelihan qurban menjadi puncak utama kegiatan. Hewan qurban dibeli secara selektif—diperiksa kesehatannya, dipastikan memenuhi syarat umur dan kondisi fisik. Hewan-hewan tersebut diangkut dengan kendaraan yang layak, dikandangkan secara nyaman, dan diberi makan hingga waktu penyembelihan tiba. Proses penyembelihan dilakukan oleh tim profesional yang telah dibekali pelatihan syariah dan kesehatan hewan. Area penyembelihan juga dijaga ketat agar bersih, tertutup dari anak-anak, dan ramah lingkungan.

Daging yang telah disembelih kemudian dipotong, dikemas, dan dibagikan kepada warga dan para mustahiq di sekitar masjid secara merata dan sistematis. Semua proses dilakukan dengan mengedepankan amanah, transparansi, serta tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Masjid Al-Falah juga membuka pendaftaran hewan qurban berupa kambing dan domba dari masyarakat umum. Donatur dapat menyerahkan hewan secara langsung atau mendaftarkan via daring. Setiap hewan yang diterima akan melalui pemeriksaan kesehatan oleh tim medis untuk memastikan kesesuaiannya dengan syariat. Panitia memastikan bahwa proses penerimaan dan penyaluran hewan qurban berlangsung profesional dan amanah.

Idul Adha bukan sekadar perayaan, melainkan perjalanan spiritual menuju ridha Allah SWT. Di balik darah yang mengalir, ada keikhlasan yang diuji. Di balik daging yang dibagikan, ada ukhuwah yang diperkuat. Masjid Al-Falah Benhil mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan momentum ini sebagai ladang amal dan cinta.

Dalam setiap potong daging yang kita bagikan, terselip harapan dan doa. Dalam setiap hewan yang kita qurbankan, terurai nafsu dunia yang dikorbankan. Mari hadirkan cinta yang lebih tinggi dari sekadar rutinitas ibadah—yakni cinta yang menjelma dalam ilmu yang diajarkan, waktu yang disumbangkan, dan amal yang terus dikenang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *