Dalam Islam, al-Quran merupakan sumber hukum utama, namun hadits juga memegang peranan penting dalam menjelaskan dan mengimplementasikan ajaran-ajaran dalam al-Quran. Hadits yang shahih, yang berarti diterima dan sah dalam periwayatannya, menjadi dasar yang wajib diamalkan oleh umat Islam. Sebaliknya, hadits dha’if atau lemah, yang memiliki cacat dalam sanad atau kualitas perawinya, harus dihindari karena dapat menyesatkan dan tidak layak dijadikan landasan hukum. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap muslim untuk memastikan bahwa hukum yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari berlandaskan pada hadits yang shahih, bukan hadits dha’if.
Hadits Shahih Sumber Hukum Syari’at: Menghindari Hadits Dha’if dalam Penetapan Hukum

















Leave a Reply